CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Minahasa Induk -Minut  

12 April 2007

Banwas Siap Telusuri Distribusi Raskin

 

 IKUTI BERITA LAIN

DPRD Bahas Ranperda RTRW
Dari pisah sambut Kapolres Minut
Bupati: Tolong Bantu Stabilitas Keamanan
Sudah dua hari belum ada hasil
Pilhut Touliang Oki Cetak Rekor 
Bupati didesak segera ambil sikap
Pilhut Walewangko Terus Terkatung-katung
Hearing Pilhut Walewangko Sempat Ricuh
Lintas Berita Minduk-Minut

Kepala Badan Pengawas Pemkab Minut, Marieke Dengah menegaskan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan berbagai kasus yang terjadi berkaitan dengan distribusi beras miskin (raskin) yang diperuntukkan bagi Rumah Tangga Miskin (RTM).
Oleh karena itu, gu-na menyikapi masa-lah tersebut, pihak-nya telah menerjun-kan tim untuk mela-kukan penelusuran di lapangan. Khususnya pada daerah-daerah pesisir yang selama ini selalu mengeluhkan bahwa raskin yang dibagikan tidak pernah diterima secara utuh alias telah disunat. 
“Berbagai pengeluhan masya-rakat, terutama yang menyang-kut distribusi raskin, belakangan ini telah menjadi fenomena yang menonjol. Tentu saja dalam si-tuasi seperti ini dalam waktu de-kat, kita akan melakukan cross-check di lapangan. Untuk mem-buktikan, sampai di mana per-soalan ini muncul. Dan untuk mempermudah maksud ini, kita akan melibatkan pi-hak Bulog,” terang De-ngah kepada warta-wan, Rabu (11/04) kemarin.
Persoalan raskin ini kata Dengah, sudah pada tahapan yang mengkhawatirkan. Salah satunya yang terjadi di Kecamatan Wori. Di mana akibat pembagian raskin yang tidak sesuai dengan takaran karena sudah dipotong, telah menyebabkan tindak anarkis massa . 
“Bayangkan saja, akibat mem-bagi beras tidak sesuai dengan takaran, seorang hukum tua, sampai-sampai terlibat percek-cokan dan bahkan berlanjut pa-da aksi baku pukul. Nah, ini kan sudah mengarah pada tindakan kriminal. Karena itu, untuk me-nuntaskan persoalan-perso-alan seperti ini, kita akan sece-patnya melakukan penyele-saian,” ujarnya, seraya menam-bahkan selain Kecamatan Wori, raskin banyak juga yang diselewengkan di Kecamatan Likupang Barat.
Selain itu, untuk menghindari persoalan lebih kompleks, kare-na selama ini yang menjadi inti masalah adalah soal pengukuran beras, bahkan ada yang tidak ditimbang. Dengah menambah-kan, agar menjadi keharusan bagi setiap desa di seluruh Ka-bupaten Minut ini untuk memi-liki timbangan. 
“Sarana ini sangat penting, karena itu menjadi kewajiban bagi seluruh desa untuk me-nyediakannya. Harganya juga tidak terlalu mahal, hanya sekitar Rp 1 juta. Dan rencana-nya untuk timbangan ini ke-mungkinan akan diadakan oleh pemkab. Dengan demikian jika sarana ini sudah ada, pihak Bulog jangan beralasan lagi untuk tidak mau menimbang beras,” imbuhnya.(eda)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin