|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
13 April 2007
|
|
Jangan terlihat sehat tapi ‘rusak dalam’
SHS Minta Seluruh Praja Sulut Check-up Kesehatan
|
Gubernur Sulut Drs SH Sa-rundajang (SHS) telah meng-instruksikan stafnya agar kesehatan semua praja asal Sulut di-check up. Ini untuk menjaga adanya praja yang terlihat sehat, tapi sebenar-nya mengalami rusak dalam alias sakit atau mengalami penganiayaan.
“Saya telah menginstruksi-kan kepada staf saya yang di-tugaskan di Jatinangor, un-tuk secepatnya melakukan check-up terhadap para praja kita. Karena tidak menutup ke-mungkinan ada praja asal Sulut yang kelihatan sehat namun kenyataanya telah rusak dalam,” tegas Sarunda-jang kepada koran ini di Ja-karta, kemarin (12/04).
Seperti diketahui, saat ini, tim Investigasi asal Sulut yang dipimpin Kepala Kesbang Sulut Drs JJ Mongkaren dan Kepala Biro Hukum Pemprop Sulut Boy Watuseke SH, ma-sih berada di Kampus IPDN, Sumedang, Jabar, guna mela-kukan pendampingan kepada orang tua (alm) Cliff Muntu.
Sedangkan penanganan IPDN saat ini, Sarundajang menyatakan sangat memper-cayakan pada Dr Johanis Ka-loh yang baru saja dilantik sebagai rektor. “ Pak Johanis Kaloh adalah kader saya, dan saya tahu persis kemam-puannya. Sehingga persoalan yang kini dihadapi IPDN saya rasa mampu diselesaikan Pak Kaloh yang siang tadi (kema-rin, red) baru saja dilantik se-bagai Rektor IPDN yang baru,” ungkap Sarundajang.
Dari Kotamobagu, Bupati Bolmong Dra Hj Marlina Moha Siahaan mendukung upaya gubernur mengirimkan tim ke IPDN, guna menelusuri penye-bab kematian praja asal Sulut, Clif Muntu. Dukungan itu di-sampaikan bupati, ketika di-wawancarai wartawan di ge-dung Dekab Bolmong, usai menghadiri sidang paripurna, kemarin (12/04).
“Saya sangat mendukung upaya Gubernur Sulut itu. Insya Allah peristiwa serupa tidak akan terulang lagi,” ucap wanita berjuluk Sang Pem-baharu, dengan senyum khas-nya. Dukungan juga datang dari Ketua Dekab Bolmong Hi Sunardi Sumantha. Bahkan Sumantha berharap, sikap Pem-prop Sulut ini bisa menjadi pe-nyelamat bagi IPDN, sehingga tidak ada lagi isu tentang ke-kerasan yang terjadi di sekolah para calon camat tersebut.
“Saya juga mengucapkan se-lamat kepada mantan Sekprop Sulut Drs Johanis Kaloh yang dipercaya menjadi Plh Direk-tur IPDN. Semoga Putra Sulut ini mampu mengembalikan citra IPDN yang sempat ter-coreng,” ungkapnya penuh makna. Sedangkan Bupati Min-sel Drs RM Luntungan senada dengan sikap gubernur, bah-wa IPDN tidak perlu dibubar-kan, namun cukup dibenahi sistem pendidikannya.
Menurut Luntungan, bangsa Indonesia sangat membu-tuhkan IPDN, sebab sekolah ini merupakan gudangnya pengkaderan pemimpin-pe-mimpin masa depan bangsa, sehingga tidak bijaksana apa-bila sekolah ini harus dibubar-kan. Ia sendiri memberikan so-lusi, bahwa yang harus dibe-nahi adalah sistem yang dite-rapkan dalam kampus terse-but. Seperti kegiatan aktivitas lapangan, jangan lagi dise-rahkan sepenuhnya kepada praja senior, tetapi harus dika-wal sepenuhnya oleh para do-sen, untuk memantau segala aktivitas lapangan dan prak-tek kekerasan.(oan/tus/ran)
|
|