CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

13 April 2007

Tualangi: pengawasan pasar tanggung jawab koordinator 
Tenda Pedagang di Karombasan Kembali Meluber ke Jalan 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Sario-Tuminting paling bawah 
Triwulan I, Realisasi PAD Mapanget Tertinggi

Alumni STPDN di Pemkot Jadi Kritikan Rekan Sekantor

Dinilai Arogan, PPIM Kecam Dirut PD Pasar

Pemkot Diminta Cairkan Enam Bulan BOBP 2006

Basis Malalayang dan Kembang demo di Dekot 
Dishub Dituding Memberi Peluang Bertambahnya Angkot di Manado

Disnaker Terima Pengaduan PHK HRD Manager New Queen

Penertiban di Pasar Karombasan yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, ternyata belum sama sekali membuat para pedagang jera berjualan di daerah terlarang. Buktinya, masih banyak pedagang yang kembali mendirikan tenda jualan hingga ke badan jalan.

Sebagaimana pemantauan terakhir yang dilakukan harian ini, Kamis (12/04) kemarin, penjual-penjual ikan yang sebelumnya sudah dipindahkan ke bagian dalam pasar, kembali lagi berjualan di dekat jalan.
Bahkan banyak pedagang yang menggelar payung mereka di jalan padahal sudah tidak diperbolehkan. Informasi yang dihimpun menyebut, kembali beroperasinya para pedagang ini hingga ke badan jalan disebabkan karena pengawasan dari instansi terkait yang tak jalan. 
Sementara itu, Dirut PD Pasar, Drs Harry Tualangi yang dikonfirmasi mengatakan, dalam rangka pengawasan supaya pedagang tak kembali berjualan di lokasi yang dilarang, merupakan tanggung jawab dari semua koordinator. Jika ada Pedagang yang berjualan di tempat-tempat yang dilarang itu berarti kelalaian dari koordinator.
“Tentunya sangat disesalkan kalau masih ada pedagang yang berjualan di tempat yang dilarang. Diharapkan kepada koordinator agar managemen diatur. Walaupun istirahat bukan berarti tidak ada yang menjaga, karena sudah ada sift yang diatur,” tuturnya kepada Komentar. (tr-01)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin