|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
13 April 2007
|
|
Hari ini selesai didistribusikan
Distribusi Naskah Unas Libatkan Kepolisian
|
Terhitung sejak Rabu (11/04) naskah atau lembar soal dan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJ Unas) mulai disalurkan. Menariknya selain melibatkan Tim Pemantau Independen (TPI-Unas) lembar soal dan LJ Unas juga dijaga ketat oleh aparat kepolisian demi menjaga kerahasiaan dan keamanan naskah tersebut.
“Kami berkoordinasi juga de-ngan aparat kepolisian. Jika sekolah-sekolah yang ada di satu daerah dekat dengan pol-sek, maka naskah pertanyaan dan LJ Unas diamankan di polsek setempat. Tapi jika se-kolah jauh dari Polsek, maka naskah dan LJ Unas diaman-kan di kantor sekolah, dijaga ketat oleh satpam dan tata usaha 1 X 24 jam,” jelas Se-kretaris Panitia Pelaksanaan Unas Propinsi Sulut, Drs JSJ Wowor MSi Kamis (12/04).
Disinggung soal kerahasiaan atau kemungkinan bakal ter-jadi kebocoran soal Unas, Wo-wor menjamin hal itu tak akan terjadi. “Kami menjamin hal itu tidak akan terjadi, ka-rena lembar naskah/soal dan LJ Unas dirancang khusus dalam sampul pengaman yang disegel. Jika terjadi ke-bocoran, cacat sedikit saja di sampul naskah dan LJ Unas akan terlihat apakah sudah pernah dibuka atau belum. Ini tugas TPI-Unas untuk me-mantaunya,” kata Wowor.
Sebelum pendistribusian, Diknas Sulut membagi tim ke sembilan wilayah kabupaten/kota. Ke sembilan tim ini di-angkat sumpah dan janji akan mengawasi naskah Unas jangan sampai terjadi kebocoran dan akan menjaga kerahasiaannya. “Sejak dari percetakan hingga pendistribu-sian, penjagaan sangat ketat. Meski pejabat pendidikan se-kalipun tak boleh sembarang mendekati naskah Unas. TPI-Unas juga tutur menyaksikan saat pendistribusian dan me-ngawal berkas tersebut. Jadi kami menjamin kerahasia-annya,”
tegasnya.(irv
|
|