|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
13 April 2007
|
|
Legislator Terbang ke Jatinangor, DPRD Kosong
|
Suasana di Kantor DPRD Sulut dua hari belakangan ini terlihat sepi karena ditinggal penghuninya ke Jatinangor. Tak pelak, kondisi ini mengakibatkan aktivitas di Kantor DPRD Sulut kelihatan vakum bahkan nyaris lumpuh.
Berdasarkan pantauan Ko-mentar kemarin, aktivitas se-perti hari biasa hanya terlihat di Sekretariat DPRD Sulut. Se-mentara di ruangan para legis-lator yang berada di lantai dua kelihatan sepi karena tak sa-tupun anggota dewan yang masuk kantor. Akibatnya, ma-syarakat yang hendak me-nyampaikan aspirasi terpaksa harus pulang dengan kecewa.
Diketahui, Selasa (10/04) lalu hampir semua legislator Sulut terbang ke Jatinangor dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait kasus tindak kekerasan yang menyebabkan tewasnya salah satu praja asal Sulut, Cliff Muntu. Keberang-katan para wakil rakyat ini sendiri diperkirakan menyerap anggaran mencapai ratusan juta rupiah.
“Anggaran yang keluar un-tuk biaya perjalanan anggota dewan ke Jatinangor totalnya mencapai ratusan juta rupi-ah,” ujar salah seorang staf DPRD Sulut yang enggan namanya dikorankan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulut, Djendry Keintjem SH ketika dikonfirmasi via ponsel mengatakan, kunjungan ke Jatinangor merupakan su-atu hal yang positif meskipun konsekuensinya adalah pe-ngeluaran anggaran. Sebab kunjungan ini tidak lain untuk memperjuangkan keadilan dan mengawal proses pene-gakkan hukum atas kematian Cliff Muntu.
“Karena tujuannya demi ke-adilan dan penegakkan hukum, maka saya kira konsekuensi pe-ngeluaran anggaran bukan ma-salah,” ujarnya seraya meng-imbau agar warga Sulut tidak mempolemikkan hal ini.(ran)
|
|