|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Hukum dan Kriminal |
14 April 2007
|
|
Tak ada perkembangan berarti
Pemeriksaan Wempie Terus Seputar Kompor Gas
|
Mantan Walikota Manado, Drs Wempie Frederik kembali diperiksa dalam dugaan penyelewengan aset rumah dinas (rudis), Jumat (13/04) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado oleh Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Pangemanan Rumondor SH. Sejak pukul 10.00-13.30 Wempie di ruangan Rumondor bersama tim penasehat hukumnya, Reinhard Mamalu SH, Dance Mokoagow SH, Sonny Holung SH dan Jootje Supit SH.
Ada hal menarik yang terli-hat dari pemeriksaan Wem-pie ini yang dilakukan ham-pir setiap pekan oleh Kejari Manado. Di mana, meski setiap pemeriksaan dilaku-kan rata-rata tiga jam, tapi pertanyaan yang diajukan menurut Wempie, yang kini berstatus tersangka, hanya seputar kompor gas dan air condition yang diduga telah digelapkan itu. “Lagi, itu-itu saja yang ditanyakan penyi-dik,” ujar Wempie kepada Ko-mentar.
Menurutnya, selama ini dia menaruh respek dan simpatik terhadap jaksa penyidik kasus tersebut sebab dalam pemeriksaan sama sekali tidak pernah melakukan penekanan terhadap dirinya. “Tapi seperti yang sudah kami sampaikan, kami tetap menyerahkan semua cobaan yang dihadapi ini kepada Tuhan. Torang nda percaya manusia tapi percaya Tuhan,” tukasnya singkat.
Juru Bicara Kajati Sulut, Reinhard Tololiu SH yang dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan terha-dap mantan orang nomor satu di jajaran Pemkot Ma-nado itu. “Ada sekitar 10 per-tanyaan yang diajukan pe-nyidik kepada tersangka dan masih seputaran aset rudis,” tukasnya tanpa bisa mem-prediksi apakah Wempie akan kembali dipanggil un-tuk diperiksa atau kemudian ditahan.(gra)
|
|