|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
16 April 2007
|
|
Pilot Buta, Terbang Rute
Inggris-Jakarta
|
TUNA netra asal Inggris, Miles Hilton ber-hasil me-nerbang-kan pesa-wat lintas benua, dari Inggris ke Aus-tralia dan Minggu (15/04) ke-marin, tiba di Jakarta. Ketika membawa pesawat gantole
bermesin yang disebut micro-light, Miles benar-benar meng-andalkan telinga.
Misinya adalah menggalang dana bagi tuna netra di negara-negara berkembang. “Pesannya untuk memotivasi para tuna netra dan orang cacat lain. Dia sendiri buta tapi bisa terbang dan orang tidak menyangka. Itu membuktikan cacat bukanlah halangan utama,” ujar Ketua Pordirga Microlight Federasi Aerosport Indonesia (FASI), Wunwun Mauludi.
Menurut Wunwun, rahasia terbang Miles adalah telinganya. Dia memiliki transmiter yang diterjemahkan dengan suara elektronik. Mirip suara elek-tronik dari lift yang memberi tahu informasi lantai. “Kalau dia heading 20 derajat, alatnya nanti mengkonfirmasi berapa derajat. Bila cocok, artinya arahnya benar,” lanjutnya.
Menurutnya FASI menggelar upacara penyambutan di udara saat Miles akan mendarat di Bandara Halim Perdanaku-suma. “Kita jemput dengan 4 microlight di udara, lalu sama-sama ke Halim,” ujarnya. Di Indo-nesia, lanjut Wunwun, Miles rencananya akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya, Bima dan Kupang. Dari Kupang, Miles akan terbang ke Darwin, Australia, negara tujuan akhir dari petualangannya.(dtc)
|
|