|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk -Minut |
16 April 2007
|
|
Budidaya
Ikan Kecamatan Kema
Dibidik Pasar Luar Negeri
|
Sebagai daerah pesisir, wilayah Kecamatan Kema memiliki potensi sumber daya alam yang istimewa. Oleh karena itu, untuk memberdayakan potensi perikanan, nelayan-nelayan yang ada mulai dioptimalkan melalui budidaya ikan. Mulai dari ikan karapu, lobster hingga rumput laut.
Terkait hal ini sejumlah pasar lokal seperti Jakarta dan nega-ra-negara lainnya seperti Je-pang dan Cina telah menyata-kan siap untuk memberikan peluang pasar. “Hasil budidaya ikan yang akan dipasarkan ke Jakarta, Cina dan Jepang, nantinya akan difasilitasi oleh PT Bina Terpadu. Hal ini telah disepakati melalui penandata-nganan MoU (Memorandum of Understanding-red) baru-baru ini,” ungkap Kepala Dinas Per-ikanan dan Kelautan Pemkab Minut, Ir Corulus Paruntu ke-pada wartawan, akhir pekan lalu.
Dikatakan Corulus dengan peluang pasar yang cukup besar ini, kepada nelayan yang ada, diminta untuk tidak segan-segan dalam mengembangkan budidaya ikan. Sebab, berapa-pun hasil budidaya ikan yang mampu dikembangkan oleh ne-layan, PT Bina Terpadu siap untuk mengirimkannya, ke-pada negara-negara yang su-dah terikat kontrak kerjasama tersebut.
“Dengan adanya kerjasama de-ngan peluang pasar yang cukup besar ini menjadi kesempatan bagi nelayan untuk mening-katkan perekonomiannya. Ka-rena itu, bagi nelayan jangan ragu-ragu dalam mengembang-kan budidaya perikanan. Sebab, peluang pasar untuk memasar-kan hasil budidaya memiliki kepastian dan kejelasan,” ujarnya.
Paruntu juga menambahkan bahwa budidaya ikan akan terus dikembangkan. Dan rencananya adalah ikan air tawar, antara lain seperti ikan nila.(eda)
|
|