|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
17 April 2007
|
|
Poli: Unas Bocor,
Beberkan Buktinya!
|
Adanya isu bahwa sejumlah materi Unas (Ujian Nasional) telah bocor, ditanggapi Wa-kadis Diknas Sulut, Drs Ar-nold Poli. ‘’Kalau memang ada kebocoran, tolong kepada pers segera ambil buktinya, su-paya bisa ditelusuri,’’ tukas Poli ketika diwawancarai Ko-mentar, tadi (16/04) malam.
Menurutnya, isu selalu muncul setiap akan digelar-nya Unas. Di sisi lain, Poli mensinyalir, bisa saja ada se-jumlah oknum yang mencoba mencari keuntungan di saat seperti ini. Modus mereka, yakni menjiplak kop naskah Unas, kemudian menawarkan kepada para siswa. ‘’Padahal soal yang ada lain, namun hanya kop saja yang dibuat mereka sama dengan Unas,’’ ungkap Poli.
Yang pasti, lanjutnya, Dik-nas sendiri yakin bahwa nas-kah yang siap dipakai peserta Unas mulai hari (17/04) ini, tersimpan baik di tempatnya, seperti halnya di sekolah-sekolah dan polsek terdekat. ‘’Naskah-naskah itu juga dijaga super ketat oleh petu-gas, termasuk dalam penya-lurannya,’’ aku Poli.
Kenapa naskah Unas ada di polsek? ‘’Kalau memang pihak sekolah merasa tempat pe-nyimpanannya kurang terja-min, mereka bisa meminta bantuan polsek untuk me-nyimpannya,’’ jelas Poli seraya mengatakan, sejauh ini pihaknya juga telah menye-barkan petugas di lapangan untuk mengetahui apakah memang ada soal Unas bocor atau tidak, serta kemung-kinan adanya penjualan naskah Unas palsu.
Sementara terkait materi Unas sendiri, kata dia, para siswa tidak perlu resah atau khawatir. Sebab materi Unas yang akan mereka hadapi da-lam ujian nanti, ada dalam ku-rikulum. Sedangkan dalam me-ngerjakan soal, Poli menya-rankan agar peserta Unas me-nyelesaikan dulu soal yang mu-dah, baru kemudian yang dira-sakan sulit. “Jangan nanti sudah terpaku pada soal yang sulit, kemudian tidak bisa mengisi soal-soal lainnya,’’ katanya.
Ditanyai soal target kelulus-an untuk Sulut, Poli mengata-kan, Diknas tidak ingin men-dahului. ‘’Yang jelas kami sa-ngat mengutamakan kualitas. Tapi juga sebaiknya kualitas diimbangi dengan kuantitas,’’ tandasnya.
Seperti diketahui dalam Unas di Sulut yang dimulai hari ini, bakal diikuti sedikit-nya 51.592 siswa. Puluhan ribu siswa ini merupakan Daftar Nominasi Tetap (DNT) yang juga telah mengikuti Pra-Unas yang disiasati Diknas Sulut bulan lalu.
Perinciannya, khusus siswa SMP/MTs jumlahnya men-capai 30.661 siswa. Ini meru-pakan akumulasi peserta dari sembilan kabupaten/kota yang ada. Begitu juga dengan SMA/MA. Setelah digabung-kannya peserta sembilan kabupaten/kota jumlahnya mencapai 14.654 siswa. Sedangkan SMK hanya 6.277 siswa. “Totalnya kurang lebih 51.592 siswa yang akan me-ngikuti Unas,” tukas Sekre-taris Panitia Unas Sulut, Drs JSJ Wowor MSi. Dalam pro-gram Unas ini, pihak Diknas Sulut membagi sedikitnya ada 815 sekolah penyelenggara. ”Penyelengaraannya di 815 sekolah yang ada di Sulut, di mana SMA 178 sekolah, MA 14 sekolah, SMP 516 sekolah, MTs 40 sekolah dan SMK 67 sekolah,” pungkas Wowor.
Secara terpisah, Gubernur Sulut Drs SH Sarundajang mengharapkan 51.592 siswa se-Sulut yang mengikuti Ujian Nasional (Unas), mampu mempertahankan prestasi sebagaimana diukir tahun-tahun sebelumnya. Bahkan dirinya sangat mengharap-kan, ada peningkatan prestasi dari capaian lalu.(rik/irv)
|
|