CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Minahasa Induk -Minut  

17 April 2007

Berkilah bahas pengelolaan keuangan daerah dan PP 21 
Diikuti Tujuh Personel, Komisi C Studing ke Jakarta

 

 IKUTI BERITA LAIN

Lakukan Kunker, Dirjen Perikanan Kucurkan Rp 7,6 M
DPRD Minta Praja Minut Tempuh Studi di Fisip Unsrat
Sus: Pasar Modern Idealnya di Wilayah Perbatasan
Capaian PAD belum memuaskan
Banwas Segera Turun Lapangan
Calon kumtua Desa Borgo dicekal Puluhan Warga Mengadu ke DPRD
ADD dan Motnas Gairahkan Pencalonan Kumtua
Gakeslab Sesalkan Penundaan Aanwizing Proyek Alkes
Lintas Berita Minduk

Walaupun sampai saat ini terus mendapat penolakan dari warga, namun Senin (16/04) kemarin, Komisi C yang turut disertai oleh Wakil Ketua DPRD Minut, Drs Denny Wowiling MSi rame-rame bertolak ke Jakarta, dalam agenda studi banding (studing).
Studing ini sendiri rencananya akan di-lakukan selama tiga hari berturut-turut, dan setiap anggo-tanya mendapat ‘be-kal‘ Rp 5,1 juta, untuk tujuh orang personel. Menurut Ketua DPRD Minut, Sus M Pange-manan SPd dan Sek-wan Drs Jantje Rumambi, kun-jungan ini membawa misi agar anggota dewan dapat menge-tahui secara jelas tentang pene-rapan pengelolaan keuangan daerah, sekaligus juga dengan PP 21 yang merupakan hasil revisi dari PP 37 tentang tun-jangan anggota de-wan, yang dinilai kon-troversial. 
“Kunjungan ini sa-ngat penting. Sebab, merupakan keha-rusan bagi angota de-wan untuk tahu dan paham tentang penge-lolaan keuangan dae-rah. Dengan melakukan kun-jungan berarti mereka bukan hanya sekedar mendengar saja. Tetapi turut melihat dan me-nyaksikannya sendiri. Dengan demikian implementasi dari pengetahuan yang didapatnya tidak setengah-setengah,” kilah Sus.
Sementara itu, menurut J Ru-mambi, biaya perjalanan yang di-gunakan untuk rombongan ini, sudah sesuai dengan peruntu-kannya, di mana satu orang ha-nya sebesar Rp 5,1 juta untuk tujuh orang personel.
Di sisi lain, Ketua LSM Gebrak William Luntungan, menga-takan agar agenda studing ini jangan hanya sekedar plesir semata. Sebab, berdasarkan pe-ngalaman yang sudah-sudah, hingga kini belum menunjukkan hasilnya. 
“Studing banding oke-oke saja. Tetapi ingat, jangan jadikan agenda ini hanya sekedar plesir. Sebab, sampai hari ini agenda studi banding yang dilakukan anggota dewan belum menun-jukkan hasil yang maksimal,” tandasnya.(eda)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin