|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
19 April 2007
|
|
Lantaran Minta Kaloh Mundur,
Warga Minsel-Minut Kecam Sumendap
|
Hanya lantaran menyarankan agar mantan Sekprop Sulut, Dr Johanis Kaloh mundur dari jabatan Plt Rektor IPDN, salah seorang personel Komisi C DPRD Sulut, James Sumendap SH menuai kecaman dari sejumlah warga Kabupaten Minsel dan Minut. Mereka menilai saran yang disampaikan Sumendap adalah cara berpikir yang dangkal serta tidak mencerminkan kebanggaan terhadap daerah sendiri.
Menurut Verdinan Roring SE, Marten Mamangkey dan Herman Kaloh, ketiganya warga Minsel, penunjukan Kaloh sebagai Rektor IPDN merupakan prestasi gemilang yang memberikan ke-banggaan tersendiri bagi daerah Sulut. Dan bagi mereka penun-jukan tersebut sudah sangat tepat karena latar belakang disi-plin ilmu yang dimiliki Kaloh se-suai dengan tugas yang diper-cayakan kepadanya.
“Jika Sumendap berpendapat Kaloh sebaiknya mundur dari Plt Sekprop, itu namanya cara ber-pikir dangkal. Keha-diran Kaloh di IPDN justru harus didu-kung, sebab ini justru menguntungkan Su-lut,” ujar ketiga gene-rasi muda Kabupaten Minsel ini.
Pada bagian lain, ge-nerasi muda asal Mi-nut, Yusuf Kaunang SE juga ikut mengkritisi pernya-taan Sumendap. Bagi Kaunang, kehadiran Kaloh di IPDN justru memberikan harapan untuk terwujudnya perubahan secara fundamental di tubuh IPDN.
“Warga Sulut harusnya ber-syukur dan bangga ka-rena penunjukan Ka-loh sebagai Plt Rektor IPDN adalah prestasi yang luar biasa. Masa orang yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah ini ma-lah dikritik,” ujarnya.
Senada dikatakan salah seorang anggota DPRD Minut, Royke Kaloh SE. Menurutnya, penunjukan Kaloh sebagai Plt Rektor IPDN merupakan tugas berat yang sepatutnya mendapat duku-ngan dari seluruh elemen warga Sulut.(ran)
|
|