|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
20 April 2007
|
|
Perakit Bom Asal Bolmong
‘Diamankan’ di Tomohon
|
Perakit bom asal Desa Ma-tandoi Kecamatan Dumagin Kabupaten Bolaang Mongon-dow (Bolmong), Hama Paputu-ngan (32) kini telah ‘diaman-kan’ alias menjalani perawatan di Rumah Sakit Bethesda To-mohon. Hama diamankan ber-sama anaknya, Riflan (6) se-telah bom buatannya sendiri meledak di tangannya.
Ujungnya, wajah, badan Ha-ma mengalami luka-luka cu-kup serius serta pergelangan ta-ngan kanannya putus, begitu juga Riflan.
Menurut informasi yang di-rangkum harian ini, meledak-nya bom rakitan tersebut terjadi pada Selasa (17/04) lalu, di perkebunan Pulau Pandan Desa Matandoi Kecamatan Dumagin Kabupaten Bolaang Mongon-dow (Bolmong). Kejadian ber-awal ketika sore itu Hama ber-sama istri, Mariana serta anak-nya, Riflan ke perkebunan Pu-lau Pandan. Selanjutnya, Hama merakit bom dengan cara me-masukan serbuk yang diambil dari dua buah petasan segitiga ke dalam botol minyak kayu pu-tih yang berukuran kecil serta memasang sumbunya. Disi-nyalir, benda berbahaya terse-but digunakan untuk mem-bom ikan. Nah sebelum dilempar, bom rakitan tersebut keburu meledak di tangan Hama.
Tak pelak, pergelangan tangan kanan Hama langsung putus. Tak hanya itu, wajah dan badan mengalami luka bakar yang cukup serius. Riflan yang ber-ada disamping Hama tak luput dari ledakan tersebut. Riflan mengelami luka bakar di bagian wajah, badan dan tangan. Ma-riana yang melihat kejadian ter-sebut, dengan menggunakan perahu Katinting, langsung membawa Hama dan Riflan menuju ke Desa Matandoi.
Beberapa jam kemudian, Ha-ma dan Riflan dibawa ke Rumah Sakit Bethesda Tomohon. Na-mun menurut pengakuan Ha-ma kepada petugas, bom raki-tan tersebut digunakan untuk mengusir Babi Hutan dan Mo-nyet. Kapolres Tomohon, AKBP Drs Didi Hardi Sopandi ketika dikonfirmasi, Kamis (19/04), membenarkan adanya dua warga Bolmong yang dirawat di Rumah Sakit Bethesda Tomohon.(jok)
|
|