|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
21 April 2007
|
|
Tanggapan kalangan DPP Partai Golkar
Pra-Musdalub Silakan, Tapi Tidak Mengikat
|
Rencana pelaksanaan pra-Musdalub yang digagas kaukus DPD II Partai Golkar (PG), ditanggapi bijak pihak DPP PG melalui Burhanuddin Napitupulu, Andi Matalatta dan Theo Sambuaga yang di-wawancarai Komentar secara terpisah, kemarin (20/04).
Menurut mereka, silakan saja pra-Musdalub digelar un-tuk mendapatkan kesepaka-tan. “Namun hasil pra-Mus-dalub tidak bisa mengikat un-tuk merekomendasikan pada penentuan pemilihan Ketua DPD I PG nanti,” ungkap Na-pitupulu kepada koran ini di Jakarta.
Dia juga menambahkan, memang dalam aturan or-ganisasi, tidak dibenarkan hasil pra-Musdalub diputus-kan untuk menentukan ca-lon.
Senada disampaikan Ketua DPP PG lainnya. Matalatta dan Sambuaga lebih pada pe-nialain bahwa pertemuan pra Musdalub kaukus DPD II, sebagai lobby politik saja.
“Silakan dilakukan, tetapi tidak mengikat. Tapi kalau itu sebagai komitmen, merupa-kan urusan mereka,” kata Matalatta seraya menam-bahkan, hasilnya tentu tidak bisa dijadikan rekomendasi di musdalub sebenarnya.
Hal ini juga diamini Sam-buaga. Sementara itu, ketika ditanyai soal sikap dan du-kungan DPP yang disebut-sebut berat kepada salah satu calon, apalagi melihat kede-katan Ketua Umum Jusuf Kalla dengan Jimmy Rimba Rogi, Sambuaga berkilah bahwa opini itu tidak benar.
“Ketua umum dekat dengan semua orang. Tetapi siapa yang dipilih, itu yang akan dilihat DPP,” urainya seraya memberikan jaminan bahwa DPP tidak akan melakukan intervensi terhadap pelak-sanaan Musdalub.
“Suara DPP nanti sesuai me-kanisme yang ada,” kunci-nya.(zal)
|
|