|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
23 April 2007
|
|
Soal Delegasi Israel, Pemerintah Diancam
|
Rencana kedatangan dele-gasi Israel di Bali, meng-undang berbagai resistensi sejumlah kelompok dan parpol. Buntutnya, pemerin-tah sempat ‘diancam’. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) malah telah mendesak pe-merintah segera membatal-kan visa masuk bagi para delegasi parlemen Israel yang akan menghadiri sidang
IPU di Bali.
Jika tidak, PKS mengancam akan mengerahkan kadernya di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi turun ke jalan. “Belum terlambat bagi pemerintah untuk menolak kehadiran Israel. Visa masuk mereka dicabut saja,” pinta mantan Presiden PKS Hidayat Nurwahid di acara puncak perayaan Milad ke-9 PKS di Lapangan Mesjid Al Azhar, Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Minggu (22/04).
Ketua MPR itu mengungkap-kan, saat ini kesempatan emas terakhir bagi pemerin-tah untuk memperbaiki citranya yang buruk di kalangan umat Islam. Sebab, selama ini pemerintah Indo-nesia dianggap sering menya-kiti perasaan kaum Muslim dengan menerima kedatangan Bush dan mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB terkait nuklir Iran. “Indonesia harus memiliki sikap dan kewiba-waannya di hadapan masyara-kat internasional,” cetus Hida-yat seperti dilansir detik.
Sementara Presiden PKS, Tifatul Sembiring memas-tikan, jika anggota parlemen Israel hadir dalam sidang organisasi parlemen sedunia (Inter Parliamentary Union/IPU) di Bali pada 29 April mendatang, anggota DPR RI dari fraksi PKS tidak akan menghadiri konferensi itu.
“Kita larang anggota DPR dari PKS untuk menghadiri sidang yang mengundang Israel itu,” jelas Tifatul. “Warga PKS dari seluruh wilayah bukan hanya dari Jakarta, akan turun ke jalan untuk menentang kedatangan delegasi parlemen Israel,” pungkas Tifatul.(dtc)
|
|