|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
23 April 2007
|
|
Peringati Hari Kartini
Nangoy: Perempuan Gereja Harus Miliki Semangat Pembaharu
|
Hari Kartini yang selalu diperingati setiap tanggal 21 April, memiliki arti penting bagi kaum perempuan di Indonesia. Kita diingatkan kepada sosok pahlawan nasional Raden Adjeng Kartini. Melalui peringatan ini, khusus perempuan di Sulut diajak untuk memiliki semangat pembaharu/juang yang tinggi.
Ketua Wanita Kaum Ibu (WKI) Sinode GMIM, Ny Ariane Nangoy menyampaikan bagi perempuan/wanita gereja di Sulut, “Perem-puan gereja harus bangkit dan memiliki semangat juang tinggi untuk mengangkat derajat kaum perempuan dari ketertindasan. Masih banyak persoalan/masalah perempuan yang harus dien-taskan, seperti halnya masalah trafiking/perdagangan kaum perempuan yang kian marak,” katanya.
Dikatakannya, perempuan ma-sa kini tidak hanya menjadi ibu rumah tangga saja. Tetapi, siap untuk berada di lini terdepan, yaitu menjadi seorang pemimpin. “Perempuan gereja harus mampu menjawab tantangan zaman. Un-tuk itu milikilah semangat baru dan pembaharu dalam tugas pe-layanan memasuki tahun-tahun berikutnya,” ujarnya dan menam-bahkan, jangan mudah menyerah, tapi terus maju pantang mundur.
Seperti halnya perjuangan RA Kartini, ia mengharapkan per-juangan perempuan gereja di Sulut tidak sebatas emansipasi wanita saja, tetapi juga menyangkut masa-lah sosial lainnya.(aan)
|
|