HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

24 April 2007

Semi final Champions: MU vs Milan
Duel Duo Young Guns


MANCHESTER United (MU) akan menjamu AC Mi-lan dalam leg I semi final Liga Champions, Rabu dini (25/04) hari nanti di Sta-dion Old Traf-ford. Pertemuan wakil premier-ship dan Seri A ini, bakal diwar-nai duel duo young guns di kedua kubu. Mereka adalah superstar muda yang tengah naik daun. Siapa mereka? Di kubu Milan ada Kaka dan MU memiliki Cristiano Ronaldo. 
Manajer MU, Sir Alex Fergu-son mengakui bahwa Kaka dan Ronaldo adalah ‘duo young guns’ terbaik dunia saat ini. “Dengan performa-nya saat ini saya katakan kalau Cristiano Ronaldo dan Kaka adalah dua pemain terbaik di dunia. Ronaldo sangat fantastis bersama kami musim ini, tapi Kaka punya talenta hebat juga,” ungkap Fergie, Senin (23/04).
Tanpa Kaka, Milan seper-tinya memang tak mungkin melangkah hingga sejauh ini. Gelandang serang 24 tahun itu tak hanya menjadi motor serangan Rossoneri, beberapa kali gol-golnya menjadi penentu kemenangan Milan. Gelar top skor Liga Champions pun kini disandangnya de-ngan torehan tujuh gol.
Prestasi Ronaldo jelas tak kalah mentereng. Dua gelar yang diraihnya di ajang PFA (Asosiasi Pesepakbola Profe-sional Inggris) Award — Pemain Terbaik dan Pemain Muda Terbaik — menjadi pengakuan kehebatannya. Memang baru dua gol dibuat winger Portugal itu di Cham-pions, tapi di Premiership sudah 16 kali ia menjebol ga-wang lawan. “Banyak pemain hebat di kedua tim seperti (Paolo) Maldini, tapi Ronaldo dan Kaka sangat menonjol dan itu akan membuat pertandingan besar,” imbuh Ferguson.
Lalu siapakah yang terbaik Milan atau MU? Di putaran pertama babak knockout Liga Champions 2004/2005 lalu, MU dua kali menyerah dari Mi-lan. Baik di San Siro mau pun di Old Trafford, “Setan Merah” kalah 0-1 oleh gol Hernan Crespo. Alex Ferguson tak pernah lupa kekalahan mereka dua tahun silam, dan yakin akan membayarkan kali ini.
“Milan punya pengalaman yang hebat. Tapi saya pikir kami akan lebih baik dari kali terakhir melawan mereka. Dan juga, mudah-mudahan mereka tidak tampil baik,” ujarnya. 
“Waktu itu kami mencipta-kan banyak peluang — tak perlu dipertanyakan lagi. Kami akan menghasilkan banyak kesempatan lagi (dini hari nanti). Pertanyaan vital adalah: dapatkah kami meng-ambilnya? Di level ini, jika Anda tidak mengambil kesem-patan yang ada, maka Anda akan menyalahkan diri sendiri.”
Dari kubu Milan, bek veteran Marcos Cafu menggaris-bawahi kemenangan 7-1 MU atas Roma di leg kedua babak perempatfinal minggu lalu. “Kami harus sangat berhati-hati,” ujarnya. Dengan tekad mengeluarkan seluruh ke-mampuan yang ada, Cafu berharap timnya bisa menam-pilkan permainan sebaik ketika menyingkirkan Bayern Munich di babak sebelumnya, terutama saat bertandang ke Allianz Arena — menang 2-0. “Kami harus bermain seperti di Munich — dengan determi-nasi. Seperti itu, kami mung-kin bisa membawa pulang se-buah hasil positif,” tukas pe-main asal Brasil itu. Berbeda dengan Milan, Ferguson takkan memakai strategi yang sama seperti saat menghan-curkan Roma karena Rosso-neri dinilainya lebih kuat. “Taktik kami akan beda,” sergahnya. So, siapa unggul? Tunggu saja!(dts/ftb)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin