CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Hukum dan Kriminal 

24 April 2007

Terkait dugaan korupsi Rp 2,2 M
Kejati Sulut Periksa Dua Bendahara KPUD

 

 IKUTI BERITA LAIN

Fidel Curiga Penangkapannya Dilatari Persoalan Politis

Penyidik Dalami Volume Pekerjaan BBI

Sidang PAW PDS, Pemprop Sulut Hadirkan Saksi

Polda Sulut Dalami Kasus 
Bom Rakitan Desa Matandoi Bolmong

Lintas Berita Hukrim

Dua bendahara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulut, Senin (23/04) secara resmi dimintakan keterangannya oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, terkait dugaan penyelewengan dana Pilkada 2005-2006 sebesar Rp 2,2 miliar. DR alias Daud, bendaharawan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2005-2006 dan NP alias Nina berdasarkan pantauan wartawan, diperiksa di ruangan terpisah. 

Daud diperiksa di ruangan Prosarin Intelijen, sementara Nina terlihat sejak pagi hingga sekitar pukul 13.00 wita dice-car sejumlah pertanyaan oleh penyidik Jenny Wajong SH di ruang kerjanya yang terletak di depan ruangan Kajati Sulut. 
Menurut informasi yang di-peroleh, keduanya langsung ditanyai soal adanya penyele-wengan anggaran di institusi penyelenggaran Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) itu.
Selain itu khusus Daud, juga telah ditanyakan soal adanya pengembalian sejumlah uang dari oknum anggota KPUD Su-lut yang dinilai sebagai ganti rugi atas kerugian keuangan negara yang diakibatkannya. Kasie Penkum dan Humas Ke-jati Sulut, Reinhard Tololiu SH yang dikonfirmasi membenar-kan adanya pemeriksaan ter-hadap dua bendahara KPUD tersebut.
Namun demikian, soal materi pemeriksaan tidak bersedia di-tanggapinya bahkan terkesan masih menutupinya. “Kasus ini masih dalam penyelidikan intelijen jadi semua temuan dalam pemeriksaan belum bisa kami ekspos. Tapi intinya kami sudah mulai mengum-pulkan bahan dan keterangan untuk pengusutan lebih lan-jut,” ujarnya singkat kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya.(gra) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin