|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
24 April 2007
|
|
Soal tekanan lantaran dukung Imba
Ratu Tantang Thalib Beber Bukti
|
Sekretaris AMPG Sulut, Alvian Ratu, mengatakan, Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa, Drs Vreeke Runtu, mulai dikambing hitamkan segelintir oknum kader Golkar, hanya karena persoalan Musdalub. Contohnya, dia menunjuk pernyataan Sekretaris DPD II PG Bolmong Irwan Thalib SSos yang dinilainya merupakan salah satu aksi untuk menjatuhkan sekaligus mengkambinghitamkan Vreeke.
Agar persoalan ini jelas, ia me-nantang Irwan Talib membeber-kan oknum yang melakukan pe-nekanan. Bagi Ratu, aksi Thalib justru dianggap sebagai upaya untuk cari popularitas di momen Musdalub. “Pernyataan Thalib tidak fair. Sebab hanya untuk mendukung salah satu kan-didat, nekad menjual Vreeke Runtu. Padahal kubu Vreeke tidak pernah melakukan hal-hal tersebut,” tegas Ratu.
Dia juga menambahkan, Vreeke seharusnya dihormati dan dihargai sebab ia adalah salah satu pentolan kader Gol-kar. Bagi Ratu, hal ini harus di-klarifikasi, sebab kubu Vreeke pada dasarnya tidak pernah me-lakukan cara-cara negatif dalam menghadapi Musdalub. Dan ka-lau memang pernyataan Thalib benar, ia mengharapkan agar Thalib membeberkan bukti ok-num yang melakukan penekan-an dan ancaman.
Sebagaimana diberitakan se-belumnya, Thalib mengaku bah-wa kader Golkar Bolmong mulai mendapat rekanan bahkan an-caman karena mendukung Jimmy Rimba Rogi. Maksud tekanan dan ancaman itu, terindikasi untuk mempengaruhi PG Bolmong agar perpindah ke lain hati. Karena itu, Sekretaris DPD II PG Bolmong Irwan Thalib SSos menegaskan bahwa pihak-nya tidak pernah takut dengan adanya tekanan atau ancaman yang ada.
“Kami tidak pernah bersikap abu-abu. Sekali kami nyatakan dukungan kepada Imba, kami tetap memegang teguh. Sekali Imba, tetap Imba. Dan kami tidak pernah takut bila ada tekanan dan ancaman dari pihak lain. Catat itu!” tantangnya.(ran)
|
|