|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
25 April 2007
|
|
Ma’ruf Sakit
karena ‘Diracun’
|
Sedikit demi sedikit terkuak penyebab sakitnya Menteri Dalam Negeri, Moh Ma’ruf. Ma’ruf diketahui mengalami kecapekan akibat intensitas kerja menteri yang sangat tinggi. Bekas ketua tim sukses SBY ini juga telah diracun. Ba-gaimana bisa? “Ma’ruf dira-cun oleh pernyataan politisi yang berambisi kekuasaan dan
ingin merebut posisi Men-dagri,” kata orang dekat Ma’ruf, Christ Retraubun di Jakarta, Selasa (24/04). Anggota tim sukses SBY pada Pilpres 2004 lalu ini mengatakan, jabatan yang dipegang Ma’ruf sangat strategis sehingga banyak parpol yang ingin merebut posisi Mendagri. Ia menyebut, Partai Golkar paling berambisi untuk bisa menempatkan kadernya duduk sebagai Mendagri.
“Jabatan Mendagri sangat strategi terhadap Partai Golkar karena untuk mempersiapkan pundi-pundi menjelang dalam Pemilu 2009 dan juga pemena-ngan pilkada,” kata Ketua Umum Forum Sosialisasi Indonesia. Bekas Ketua Bidang Politik DPP Komite Nasional Pemuda Indo-nesia (KNPI) ini mengharapkan SBY tak menanggapi desakan para politisi agar mengganti Ma’ruf. Christ menilai Ma’ruf sudah sangat berjasa dalam menghantar SBY ke kursi presiden. Sebagai Mendagri, Ma’ruf juga kerap menjadi bumper pemerintah pusat dalam menghadapi berbagai gejolak di daerah. Ma’ruf ber-hasil meredam gejolak politik pascapembentukan Majelis Rakyat Papua (MRP).
Ma’ruf juga ikut berperan dalam Perjanjian Helsinki untuk mengakhiri konflik di Aceh. Dia juga berhasil meredam berbagai konflik hasil pilkada di sejumlah daerah. Sakit yang dialami Ma’ruf, menurut Christ, tak bisa dijadikan ala-san untuk mencopot Ma’ruf. Dia menyarankan agar SBY be-lajar dari Megawati Soekar-noputri yang tetap memperta-hankan Matori Abdul Djalil sebagai Menteri Pertahanan meski dia menderita sakit.
“Megawati mempertahankan Matori karena dia sudah berjasa mendukungnya ketika hendak naik menjadi presiden. Silakan melakukan reshuffle, tetapi tidak etis mengganti Ma’ruf. SBY harus mengingkat jasa-jasa Ma’ruf terhadap dirinya,” tandasnya Christ.(rmc)
|
|