|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
25 April 2007
|
|
Penyaluran Dana LUEP Terlambat
|
Penyaluran dana Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (LUEP) dipastikan akan terlambat akibat keterlambatan pengurusan administrasi di pusat. Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Sulut, Dr Ir Lucky Longdong pencairan dana tersebut kemungkinan baru bisa dilakukan pada bulan Maret
Dikatakan Longdong, saat ini pihaknya sementara mela-kukan kajian secara adminsi-tratif terhadap para calon LUEP. “Kita telah membentuk tim verifikasi. Saat ini tim tersebut sudah sementara melakukan kajian administratif terhadap calon LUEP,” kata Longdong kepada wartawan kemarin.
Lebih lanjut dikatakannya, sampai saat ini, pihaknya telah menerima 25 lamaran dari calon LUEP. Namun jum-lah tersebut belum tentu se-muanya bisa diterima, tergan-tung hasil tim verifikasi nanti.
Pada bagian lain dikatakan mantan Kepala Dinas Perta-nian dan Peternakan Sulut ini, dana bantuan LUEP tersebut tidak sama dengan Kredit Usaha Tani (KUT). “Kredit ini meski tidak ada bunga tetapi tetap harus dikembalikan sebagai dana bergulir. Karena itu para penerima harus me-manfaatkannya untuk mem-biayai hal-hal yang sifatnya produktif,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, pe-merintah pusat mengucurkan anggaran penguatan modal melalui program LUEP. Untuk Sulut sendiri, mendapatkan alokasi anggaran LUEP sebe-sar Rp 7,35 miliar.
“Dana tersebut digunakan untuk membeli jagung dengan anggaran Rp 6 miliar, semen-tara yang Rp 1,35 miliar digu-nakan untuk membeli gabah dan beras produksi petani di daerah ini,” kata Longdong.
“Namun kemungkinan pe-nyaluran dana ini akan ter-lambat akibat keterlambatan pengurusan administrasi di pusat. Kalau sebelumnya kita jadwalkan akhir April, mung-kin baru bisa cair akhir Mei,” tukasnya.(ami)
|
|