|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Hukum dan Kriminal |
25 April 2007
|
|
Minta Ohlers hadir lagi
Hakim Kejar Raibnya Rp 25 Juta
|
Ketua Majelis Hakim Sidang Dana Aspirasi Masyarakat (Asmara), Ridwan S Damanik SH menegaskan pihaknya kembali memintakan agar saksi Julises Ohlers dihadirkan dalam persidangan tersebut yang diputuskan ditunda hingga Selasa (01/05) mendatang. Pemanggilan kembali oknum Kepala Bagian Hukum Pemkot Manado tersebut, guna mengejar kebenaran soal di mana raibnya Rp 25 juta dana Asmara.
“Kita mau cari tahu kemana yang Rp 25 juta itu. Apa raib ketika dari Biro Pembangunan ke Ohlers atau dari Ohlers ke Pdt Kaunang,” tukas Damanik kepada wartawan.
Sebab menurut Damanik, pi-haknya memperoleh informasi ketika diperiksa penyidik Kejati, Ohlers pernah mengaku menye-rahkan Rp 100 juta ke Kaunang tapi sekarang keterangan sudah berubah menjadi Rp 75 juta.
Menurut Damanik yang juga turut dibenarkan anggota ma-jelis hakim I Gusti Lanang Dauh SH MH, persidangan yang sebe-narnya akan digelar Selasa (24/04), diagendakan untuk mende-ngarkan keterangan dari saksi Jaksa Penuntut Umum (JPU) sekaligus pemeriksaan ter-dakwa. Sementara berdasarkan informasi dari Penasehat Hu-kum terdakwa, Dantje Kaligis SH, rencananya saksi yang akan dihadirkan merupakan peme-riksa di Badan Pengawas (Ban-was) Sulut.
Sidang terse-but sebenarnya bisa digelar, ke-marin namun karena anggota majelis kuatir pembacaan pu-tusan Kasus Buyat bisa me-makan waktu hingga sore hari maka telah di-putuskan ditun-da pekan depan. “Tapi memang saksinya juga tidak ada, de-mikian dengan Ohlers maupun Kaunang yang akan dikon-frontir. Namun saya lihat ter-dakwanya tetap hadir,” tukas Lanang Dauh.(gra)
|
|