|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
26 April 2007
|
|
Talaud Telorkan 300 Sarjana,
Lasut Didaulat Pidato di Unima
|
DI bawah kepemimpinan Bupati dr Elly Lasut, Kabupa-ten Talaud terus memacu pe-ngembangan SDM (Sumber Daya Manusia) warganya. Ke-berhasilanpun mulai dituai. Salah satu buktinya, sekitar 300 mahasiswa asal Talaud, diwisuda bersama 1.000-an sarjana Universitas Negeri Manado (Unima), Rabu (25/04) kemarin.
Dalam kesempatan itu, Rek-tor Unima Prof Drs JLL Lom-bok MSi, secara khusus me-nyampaikan terima kasih ke-pada Bupati Talaud, dr Elly Engelbert Lasut yang turut berjasa untuk mengembang-kan SDM masyarakat Talaud.
“Keberhasilan Talaud untuk mengembangkan SDM di bi-dang pendidikan ditandai de-ngan diwisudanya hampir 300-an sarjana. Semoga Uni-ma dapat melakukan pening-katan kerjasama di bidang pendidikan dengan pemerin-tah Kabupaten Talaud,” tandas Lombok.
Menariknya, sebagai apre-siasi, Bupati Talaud dr Elly Lasut didaulat Unima untuk menyampaikan pidato dalam acara wisudawan tersebut. Lasut pun menyampaikan be-berapa hal, terutama terkait sikap seorang pemimpin.
“Sebagai pemimpin yang baik hendaklah mampu men-jadi pembawa damai serta tangguh, tidak kenal menye-rah dengan selalu membawa pergumulan hidupnya kepada Tuhan. Karena pemimpin akan diberkati jika mampu bersabar, murah hati, mau memaafkan, tidak bermegah di atas penderitaan orang lain, lemah lembut dan tidak sombong,’’ kata Lasut.
Ditambahkannya, pemimpin atau wisudawan yang diber-kati adalah mereka yang mempunyai hati dan pikiran yang bersih, yang dapat direa-lisasikan dengan sikap yang rendah hati, tulus hati, lem-but hati, tidak suka memfit-nah, menjatuhkan orang lain atau menjelek-jelekkan orang serta menghindari iri hati, dengki, culas hati, keras hati. “Tinggi hati yang akan menja-tuhkan kita dari berkatNya,” papar Lasut.
Bupati juga menekankan soal inner beauty yang perlu dimiliki. “Wisudawan seha-rusnya mempunyai inner bea-uty, sehingga dapat menjadi pola anutan. Senyum yang ramah menjadi kunci dalam berkomunikasi yang juga merupakan tanda seseorang memiliki sukacita dan damai sejahtera. Mengasihi Tuhan dan sesama adalah syarat yang paling utama untuk men jadi seorang yang diberkati,’’ papar Lasut.
Menurut Lasut, wisudawan harus selalu menyadari bah-wa hasil yang diterima ini adalah merupakan berkat Tuhan yang harus disyukuri sehingga akan menyenang-kan hati Tuhan. Berkat peng-abdian yang tulus dari para dosen yang senantiasa mem-bimbing mahasiswa serta pengorbanan dari orang tua, wisudawan wajib berterima kasih dan menghormati upa-ya-upaya tersebut. “Inipun akan menyenangkan hati Tuhan, dan selalu mencurah-kan berkatnya pada orang-orang yang menyenangkan hati-NYA,” aku Bupati Talaud.
Bupati Talaud juga menya-rankan kepada para wisuda-wan agar supaya selalu mem-punyai tekad yang kuat untuk menjadi berkat bagi sesama. Sebagai calon pemimpin masa depan, haruslah menyadari bahwa kemuliaan, kehorma-tan, kekuasaan dan kekayaan adalah milik Tuhan. Untuk itu berupayalah selalu dan ber-usaha mendapatkan berkat Tuhan.
Sementara itu, Gubernur Su-lawesi Utara dalam kapasitas-nya sebagai Ketua Dewan Pe-nyantun turut pula menyampai-kan pidatonya dalam rapat Se-nat Terbuka Unima tersebut.(ade)
|
|