|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Bolamania dan Tribun |
26 April 2007
|
|
Stadion: Kamal Junaidi
Waktu: 25 April pukul 15.30 WIB
Persijap Jepara 1 vs Persma Manado 1
Kemenangan Dirampas Wasit
|
|
|
|
|
|
Tribun
Olahraga, 26 April 2007
|
|
|
|
|
Laporan: Frangky Salondeho
dari Jepara, Jawa Tengah.
HARUSNYA Persma Manado mampu mencuri poin penuh di kandang Persijap Jepara. Tetapi kemenangan itu dirampas wasit Anang Suryana, takkala memberikan pinalti pada tim tuan rumah.
Tragisnya lagi, Anang Suryana tidak memberikan pinalti pada ‘Badai Biru’ meskipun pemain Persijap jelas-jelas menyentuh bola di dalam kotak pinalti.
Termotivasi dengan terpilihnya Jimmy Rimba Rogi sebagai Ketua Partai Golkar Sulut, ‘Badai Biru’ unggul lebih dahulu melalui gol sang kapten Edy Musriza di menit ke-40, namun akhirnya keputusan kontroversial membuat Persijap leluasa mengambil bola hadiah dari wasit, dan membalasnya melalui gol Leandro Braga di menit ke-58, melalui titik putih.
Laga yang berlangsung lambat di menit-menit awal babak pertama bertahan hingga memasuki menit ke-21 dimana kedua tim masih meraba-raba kekuatan masing-masing. Namun memasuki menit ke-22 ‘Laskar Kalinyamat’ julukan Persijap Jepara, langsung menggebrak pertahanan ‘Badai Biru’. Terbukti, Evaldo Silva sanggup mengancam gawang Joice Sorongan, namun sundulannya hanya melewati mistar gawang.
Demikian halnya dengan tendangan spekulasi, Doni Siregar yang bermaksud ingin melakukan umpan, namun mengarah ke gawang Joice Sorongan yang saat itu sudah kehilangan langkah. Untung saja bola tersebut hanya membentur mistar gawang. Muntahan bola itupun disambar dengan tendangan cepat oleh Anton Hermawan, sayang tendangan kerasnya itu melebar kesamping gawang Sorongan yang sudah sigap. Begitu juga dengan sundulan M Fakhrudin di menit ke-35 masih mendarat tepat dipelukan Joice Sorongan.
Gelombang serangan pasukan Yudi Suryata masih bisa diimbangi oleh counter attack skuad asuhan Manuel Rodriguez Vega yang nampak mengandalkan sang maestro lapangan, Jardel Santana Da Silva sebagai pengatur serangan tim asal kota tinutuan ini.
Alur serangan beberapa kali tercipta, namun sayang kesemuanya diselesaikan dengan terburu-buru sehingga gagal. Seperti kerjasama Jardel dan Felix Timbowo namun belum membuahkan hasil. Begitu juga tendangan Edy Musriza yang masih membentur pemain belakang Persijap.
Di menit ke-40, suporter Persijap bungkam takkala jala gawang yang dikawal Danang Wihatmoko bergetar oleh tendangan keras Edy Musriza, yang memanfaatkan umpan terukur hasil kerja sama apik antara Feliks Timbowo dan Nyom nyom Aloys.
Kedudukan 0-1 untuk Persma Manado bertahan hingga peluit babak pertama berbunyi.
Memasuki babak kedua, alur serangan tuan rumah semakin gencar. Gelandang serang Persijap, Leandro Braga mencoba menebus pertahanan ‘Badai Biru’ namun tetap sulit untuk menciptakan gol.
Petaka bagi ‘Badai Biru’ terjadi di menit ke-57. Perebutan bola antara Frangky Mananohas dan Leandro Braga di daerah kotak pinalti Persma berbuntut hingga wasit memberikan hadiah pinalti bagi Persijap. Pada hal, Frangky Mananohas tak nampak menyentuh Leandro Braga, tetapi pemain asal Brasil langsung menjatuhkan diri. Spontan wasit langsung menunjuk titik putih.
Leandro Braga pun bertindak sebagai algojo. Bola masuk di sudut kanan gawang Joice Sorongan. Gol itu pula langsung menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pinalti kontroversial itu memang diabaikan ‘Badai Biru’, itupun terbukti takkala Edy Musriza dkk kembali mengambil inisiatif penyerangan dan menciptakan beberapa peluang. Seperti halnya Jardel yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak pinalti, di susul tendangan Nona Zaenal yang kesemuanya masih melenceng ke luar dari gawang.
Di menit ke 80, sebenarnya ‘Badai Biru’ bisa menambah pundi golnya kalau saja wasit mensahkan handsball pemain Persijap di kotak penalti. Namun sayang wasit tak menunjuk titik putih, padahal jelas-jelas pemain Persijap telah menyentuh bola.
Merasa dikerjai wasit, sontak saja skuad besuatan Vega itu melakukan aksi protes, tapi wasit tetap pada keputusannya. Dan kedudukan 1-1 bertahan hingga peluit akhir berbunyi.(***)
Persijap Jepara (4-4-2)
Danang Wihatmoko; Phaytoon Thiabma, Danan Puspito, Evaldo Silva, Kasiadi (c); Eko Prasetio/Ibrahim, Dony Siregar, Amarildo Siregar, Leandro Braga; M Fakhrudin/Mathias Santiago, Anton Hermawan/Isdianto.
Cadangan: Fance Haryanto (k), Bambang Sulistyo, Febi Sofi, Jony Budiarto.
Pelatih: Yddi Budiarto
Manajer: Edi Sujatmiko
Kartu Kuning: Dony Siregar
Kartu Merah: -
Persma Manado (4-4-2)
Joice Sorongan; Felix Yetna Mouha, Nur Afik/Yeyen Tumena, Arifin Farouq, Franky Mananohas; Eddi Musriza (c), Jardel Santana Da Silva, Sergio Sousa, Feliks Timbowo; Nyom-nyom Aloys, Nova Zaenal Mutaqim.
Cadangan: Edy Rosady (k), Trimur Vedayanto, M Ruddy Hermawan, Kenmegne Kamsi Joel, Arifin Adrian, Giman Nurjaman.
Pelatih: Manuel Rodriguez Vega
Manajer: Ir Haeffrey Sendoh
Kartu Kuning: Nur Afik, Franky Mananohas, Yeyen Tumena
Kartu Merah: -
Statistik Pertandingan
Persijap Jepara Persma Manado
1 Tendangan Kegawang 2
4 Tendangan Melenceng 3
6 Tendangan Bebas 7
4 Tendangan Sudut 6
3 Offside 3
19 Pelanggaran 16
45 persen Ball Possesion 55 persen
|
|