CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

   

 
Berita Ekonomi dan Bisnis  

26 April 2007

Sektor Pertanian Diimpikan Jadi Andalan Kredit Perbankan

 

 IKUTI BERITA LAIN

Stok Aspal Aman
Pengusaha Jakarta Menangkan Lelang SBW

Meski baru sebatas mimpi, tetapi harapan bahwa sektor pertanian akan jadi andalan penyaluran kredit perbankan dikemudian hari, akan tetap diupayakan agar bisa terwujud walau memang diakui perlu kerja keras semua pihak.
“Awalnya juga tidak ada yang bisa menyangka kalau kemudian besi bisa terbang. Tertapi kenyataannya sekarang bisa. Demikian juga dengan sektor ekonomi, kalau selama ini tidak dianggap sebagai sektor unggulan perbankan, satu saat pasti kondisi itu akan berubah,” kata Kepala Pusat Pembiayaan Deptan, Dr Ir Mat Syukur dalam dialog antara perbankan dan dinas terkait yang difasilitasi Bank Indonesia, Rabu (25/04) kemarin.
Untuk memudahkan para petani mengakses perbankan, maka saat ini, aku Syukur Deptan bekerjasama dengan bank pelaksana, sedang mengembangkan Skim Pelayanan Pembiayaan Pertanian (SP-3). “Skim ini dikhususkan untuk pembiayaan pertanian dan peternakan yang mempunyai kendala dalam mencukupi ketentuan agunan,” kata Syukur.
Fasilitas yang diberikan SP-3 antara lain jasa jaminan (premi) 1,65 persen, pencadangan resiko (40 persen untuk usaha mikro, 30 persen untuk usaha kecil dan 10 persen untuk usaha kecil II), bebas provisi dan bebas administrasi.
Sementara itu, pemimpin Bank Indonesia Manado, Jeffrey Kairupan menyatakan, jangan sampai gaung program revitalisasi pertanian ini hanya besar di Manado. “Sampai di Tomohon agak besar, sampai di desa sayup-sayup. Kalau bisa gaungnya besar sampai ke petani,” kata Kairupan.
“Untuk itu perlu terus dilakukan sosialisasi. Disamping itu pula sangat penting adanya edukasi guna terus meningkatkan kemampuan petani,” kata Kairupan.
Sedangkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Ir Herry Rotinsulu menyatakan, sangat penting keterlibatan semua stakeholder sehingga program revitalisasi pertanian tersebut benar-benar mencapai sasaran.(ami)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin