CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

26 April 2007

Triwulan I 2007, Tujuh Warga Positif Rabies

 

 IKUTI BERITA LAIN

Taroreh: Semua tergantung pleno
Suksesor Imba-Ferro Mulai Dibicarakan

Pekan Ini Pendataan PKH Selesai

Soal demo AMM diijinkan masuk halaman Pemkot
Karwur: Ini untuk Cegah Lalin Macet

‘Anak Nakal’ di Manado Semakin Meningkat

Hari Ini Pembenahan Rute Angkot di Paal II

Ditunda, Seminar Nasional PTPK

Distibum Turunkan 33 Spanduk

Selang triwulan I 2007, sedikitnya tujuh warga Manado positif rabies akibat gigitan anjing. Ketujuh warga ini merupakan bagian 35 orang yang digigit anjing selang Januari hingga Maret. 

Hal tersebut diungkapkan ka-sie penanggulangan penyakit bersumber dari binatang Dinkes Manado Lila Sunarto. Ia membe-berkan selama bulan Januari terdapat enam kasus orang digigit anjing, sepuluh di bulan Februari, dan meningkat pada Maret yang mencapai 19 orang. 
Data tersebut dikumpulkan dari rumah sakit, puskesmas, dan tempat-tempat pelayanan kesehatan di Manado yang me-nerima dan merawat korban gi-gitan anjing. “Dari 35 kasus ter-sebut, tujuh orang di antaranya positif terkena rabies yang ke-betulan terjadi di bulan Maret dan telah disuntik vaksin anti rabies (VAR),” kata Sunarto. 
Jumlah korban gigitan anjing di triwulan I ini lebih rendah dibandingkan triwulan I 2006 yang mencapai 47 orang. Su-narto mengungkapkan musim panas merupakan masa rawan perkembangan rabies. Pasalnya anjing bisa kekurangan air mi-num. Jadi para pemilik anjing harus lebih telaten memberi makan dan minum, terlebih di musim panas. 
Gejala anjing rabies sendiri bisa terlihat dari air liur yang menetes berlebihan, ekor turun di antara kaki belakang, dan sering menggi-git barang-barang keras, termasuk orang. Mereka yang digigit anjing harus segera mencuci luka 10 sampai 15 menit dengan sabun air bersih yang mengalir. Selan-jutnya dilarikan ke sarana pela-yanan kesehatan untuk diperiksa lebih lanjut. “Yang digigit harus disuntik dengan VAR. Namun saat ini di Manado hanya ada 20 cyur VAR yang didrop dari Depkes Pusat,” ungkapnya. 
Masa inkubasi (munculnya penyakit) terdiri jangka pendek antara dua minggu sampai dua tahun dan jangka panjang an-tara dua minggu hingga lima ta-hun sejak digigit anjing rabies. Selama dua minggu tersebut se-jak menggigit orang, harus di-awasi apakah anjing tersebut mati atau menghilang. “Jika demikian berarti anjing mengidap rabies, dan korban harus segera disuntik vaksin,” papar Sunarto.(win)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin