|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk -Minut |
26 April 2007
|
|
Banwas Bidik
Penyaluran DAK dan BOS
|
Setelah menuntaskan pemeriksaan regular yang dilaksanakan di 14 dinas, enam badan dan dua kantor yang berada di lingkup Pemkab Minut, maka Banwas dalam waktu dekat ini akan mengalihkan target pemeriksaan selanjutnya ke sekolah-sekolah, utamanya pada penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Biaya Operasional Sekolah (BOS).
“Akhir pekan ini, pemeriksaan di ins-tansi pemkab kita pastikan selesai. Dan selanjutnya, tim akan kita arahkan pada pe-meriksaan DAK dan BOS. Kedua hal terse-but, seperti kita keta-hui bersama akhir-akhir ini menjadi ma-salah krusial yang terus menda-patkan sorotan masyarakat. Sehingga kesannya, dana terse-but banyak disalahgunakan,” papar Ketua Banwas Pemkab Minut, Dra Marieke Dengah kepada wartawan, Ra-bu (25/04) kemarin.
Selanjutnya Dengah juga mengatakan, ber-dasarkan informasi yang beredar terda-pat sekolah yang da-lam satu tahun men-dapatkan kucuran DAK secara berturut-turut. Dalam artian, dana DAK untuk satu sekolah dalam setahun diberikan dua kali. Praktik demikian ini, kata Dengah, telah menyalahi prose-dur atau aturan yang berlaku. Oleh karena itu, untuk me-mastikan semuanya, tim akan turun ke lapangan.
“Dana DAK yang ada di Minut merupakan penerima terbesar dibandingkan kabupaten/kota lainnya. Dengan kondisi yang seperti ini bisa muncul berbagai pelanggaran. Untuk itu, persoa-lan ini akan kita seriusi agar nantinya dapat diminimalisir,” tuturnya kembali.
Demikian juga dengan dana BOS, kata Dengah, sesuai lapo-ran yang masuk banyak kepala-kepala sekolah yang mengguna-kan dana tersebut tanpa melibat-kan pihak Komite Sekolah.
“Tindakan demikian juga tidak dapat dibenarkan. Sebab, Komite Sekolah itu ada dan dibentuk untuk dapat memberikan ma-sukan terhadap kebijakan yang diambil oleh kepala sekolah te-rutama menyangkut penggu-naan dana BOS,” kuncinya.(eda)
|
|