|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
26 April 2007
|
|
Lomban: Jika Matematika 4, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia Harus 6
|
Menyadari mata pelajaran Matematika yang menjadi satu mata pelajaran yang di-ujiannasional-kan, selama ini menjadi momok bagi siswa, Kadis Diknas Sulut Drs Alvius Lomban MSi menjelaskan tidak masalah jika siswa hanya meraih nilai 4 pada Matematika. Tetapi katanya dua pelajaran lainnya yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia harus mencapai angka 6.
“Dengan komposisi angka tersebut seorang siswa peserta Ujian Nasional (Unas) baik tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK-MA bisa dinyatakan lulus Unas,” tandas Lomban, Rabu (25/04) kemarin. Menurut Lom-ban diperbolehkannya angka 4 itu hanya satu, untuk mengan-tisipasi jebloknya nilai Mate-matika seperti tahun lalu.
“Sebab berdasarkan data ta-hun lalu baik di Sulut dan di Indonesia banyak peserta ga-gal di Matematika. Bahkan, di antaranya ada sejumlah siswa yang memperoleh nilai bagus angka 8 ke atas dalam Baha-sa Indo-nesia dan Bahasa Inggris. Namun, karena nilai mi-nimal per mata pelaja-rannya 4,26 mereka terpaksa tidak lulus Unas,” tukas Lomban.
Adanya perubahan signifikan dalam penilaian ini, katanya, membuktikan Depdiknas lewat BSNP setidaknya mem-perhatikan aspirasi siswa dan kalangan orang tua serta wakil rakyat yang meminta BSNP dan Depdiknas untuk memper-hatikan jenis kecerdasan sis-wa. Lemah di Matematika, tapi cerdas di bahasa baik Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. “Oleh karena itu, ta-hun ini disempurnakan de-ngan membolehkan ada angka 4, tetapi dua mata pelajaran lainnya harus memperoleh ni-lai minimal angka 6. Dengan ra-ta-rata nilai naik dari 4,6 men-jadi minimal 5. Tahun depan, 2008 nilai rata-rata ini diren-canakan akan naik lagi menjadi minimal angka 6,” jelasnya.(irv)
|
|