|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
27 April 2007
|
|
Danrem: Itu upaya mengelabui pencarian
Uang di Kali Hasil Perampokan di Kodim
|
Uang jutaan rupiah yang di-hanyutkan di sungai kecil Tu-mubui (Bolmong), diakui Dan-rem 131 Santiago Kol Inf Adi Mulyono terkait dengan peris-tiwa perampokan Rp 460 juta di Makodim 1303 Bolmong beberapa waktu lalu.
“Memang ada kaitannya (ha-nyutnya uang, red). Tapi me-reka (saksi-saksi, red) tidak mau mengaku. Hanya saja, ada indikasi uang sengaja diha-nyutkan untuk mengelabui kita dalam upaya melarikan diri. Se-hingga kita terkonsentrasi ke situ saja,” papar Mulyono kepa-da Komentar via ponsel ke-marin (26/04).
Sejauh ini, tambah Mulyono, pihaknya sudah menahan se-jumlah anggota yang sebelum-nya sempat diperiksa sebagai
saksi. “Orang-orang yang diperkirakan terlibat sudah kita ditahan. Mereka adalah anggota yang sebelumnya diperiksa karena diduga ter-kait dengan perampokan,” ungkap Mulyono tanpa me-nyebutkan secara pasti ang-gota yang sudah ditahan ter-sebut.
Sedangkan dari pemeriksa-an, sudah ada satu orang yang mengakui keterlibatannya. “Sudah ada satu yang me-ngaku, tapi yang dituduh be-lum mau mengaku. Jadi ting-gal bagaimana pembuktian lebih lanjutnya,” aku Danrem.
Sementara keberadaan Juru bayar Serka Tri Sulo, menurut Danrem, masih terus dalam pengejaran, dan diyakini masih berada di daerah Sulut khusunya Bolmong.
“Indikasinya dia (Tri Sulo, red) lari di kawasan hutan sekitar Atinggola. Sebab sem-pat terlihat muncul di daerah tersebut. Sehingga dia diper-kirakan belum keluar Sulut dan masih membawa uang hasil rampokan,” tukas-nya.(vic)
|
|