|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
27 April 2007
|
|
Popularitas mulai dihambat?
Yal tak Yakin akan Dijegal Imba
|
Isu bahwa Ketua Partai Golkar (PG) Sulut terpilih, Jimmy Rimba Rogi bakal menjegal langkah sejumlah kandidat bupati/walikota dari kubu Vreeke Runtu, ternyata tak membuat Drs Syachrial Damopolii khawatir. Bahkan, pria yang akrab disapa Yal ini, meyakini hal tersebut tidak akan terjadi.
“Saya kira tak mungkin Imba menggunakan cara-cara seperti itu. Saya yakin ia akan tampil arif dan bijaksana dalam memimpin PG Sulut,” ujarnya kepada Komentar belum lama ini.
Menurut Yal, sangat tidak estis jika persoalan dukung-mendukung dalam Musdalub dikait-kaitkan dengan pilkada. Karena itu, Yal mengharapkan kepada semua pihak, terutama kader Golkar agar tidak melihat persoalan ini secara sempit.
Lebih lanjut Yal mengatakan, perombakan kabinet DPD I PG Sulut yang dilakukan Imba me-rupakan sesuatu yang wajar dan biasa dalam percaturan politik. Sebab sebagai seorang ketua, Imba memiliki hak prerogatif un-tuk menentukan orang-orang yang akan membantunya dalam kabinet partai.
“Siapa bilang perombakan yang dilakukan Imba bertujuan un-tuk mendepak orang-orang yang mendukung Vreeke Runtu di Musdalub lalu. Buktinya, saya dipercayakan menempati posisi penasihat partai. Bukan berarti Imba tak menempatkan saya di struktur kepengurusan inti DPD I, lantas itu diartikan saya akan dijegal maju ke Pilkada Kota Kotamobagu. Saya yakin Imba tak akan melakukan itu,” ujarnya.
POPULARITAS
Sementara itu dari Bolmong dilaporkan, berdasarkan Survey LSM Nusantara Indonesia dan Perhimpunan Putra Totabuan (Pinotaba), serta pooling di media massa di Sulut, figur Drs Syach-rial K Damopolii MBA sangat menguat sebagai kandidat walikota KK. Fakta ini kabarnya membuat pihak lain ketar-ketir, sehingga terindikasi kuat, mere-ka mulai melakukan tindakan-tindakan yang akan meng-hambat populatiras Yal.
Disampaikan Ketua Pinotaba, Anwar Syukur, salah satu indi-katornya terlihat pada kepe-ngurusan baru di DPD PG Sulut yang dikomandani Jimmy Rim-ba Rogi. Dalam komposisi baru, pria berjuluk Bogani Totabuan ini justru tidak diakomodir, me-lainkan masuk dalam Wanhat.
Syukur mensinylair, hal itu akibat ulah pembisik yang ha-nya menyenangkan hati be-berapa pihak. Padahal tanpa disadari, konsekuensinya akan berhadapan dengan aspirasi warga Kk yang sangat merin-dukan Yal menjadi Walikota KK perdana.
“Jika ini dibiarkan, maka PG secara politis akan mengalami kesulitan di KK. Sebagai politisi ulung, kami percaya Bung Imba sangat memahami betul aspriasi masyarakat KK ini,” sebut Syukur dalam siaran persnya.
Singkatnya, lanjut penulis bu-ku bertitel Perjuangan Rakyat Tertindas, warga KK sendiri tidak memusingkan partai mana yang akan mengusung Yal sebagai kandidat walikota KK. Sebab yang terpenting bagi mereka ada-lah, Yal harus maju di Pilwako, kemudian menjadi walikota. Apalagi saat ini, setidaknya su-dah ada tujuh parpol yang me-miliki kursi di Dekot KK (nanti) yang telah menyatakan sikap menampung Yal, apabila tidak diakomodir Beringin, kunci-nya.(rol/tus)
|
|