|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
28 April 2007
|
|
Persibom vs Persma
Teman Jadi Lawan
|
TEMAN jadi lawan. Yah, di ajang Musdalub Partai Golkar Sulut, Ny Marlina Moha-Siahaan (MMS) mati-matian mendukung kepemimpinan Jimmy Rimba Rogi (JRR). Tapi kali ini, MMS tidak akan membiarkan JRR menang. Tentunya yang dimaksud dalam konteks ini adalah duel sepakbola di lapangan hijau, antara Persibom versus Pers-ma di Stadion Gelora Ambang, Sabtu sore (28/04) ini.
Pasalnya, diperoleh informasi bahwa MMS selaku Ketua Umum Persibom telah meng-instruksikan manajemen Fajar Bulawan untuk menyikat Pers-ma yang dinakhodai Ketua Umumnya, JJR, dalam laga lan-jutan sekaligus duel terakhir putaran pertama Ligina 2007 ini.
Keinginan menang skuad yang dibesut sang Allenatore Iwan Setiawan cukup wajar. Pasalnya, Persibom dalam po-sisi cukup riskan jika sampai kalah atau ‘mengalah’. Karena hingga saat ini, Rodrigo Araya dkk masih bercokol di pe-ringkat 12 besar, alias dekat jurang degradasi.
Sementara itu, Persma sen-diri lebih memiriskan. Sebab sampai saat ini masih bercokol di zona merah, atau peringkat 15 (empat besar dari urutan bawah). Kemenangan akan membawa pasukan yang dilatih Manuel Vega terdong-krak keluar dari zona maut, atau bisa menyalib Persibom yang mengumpulkan 20 poin, sedangkan Persma (18) poin.
Manajer Persibom, Hi Syam-suddin Kudji Moha BBA yang juga dikenal sebagai suami dari MMS, telah menyatakan tekad untuk meraup tiga poin utuh ketika menjamu sauda-ranya, Persma. Malah secara tersirat Kudji meminta JJR yang baru saja dimenangkan oleh MMS di Musdalub, bisa ‘mengerti’.
Kudji mengisyaratkan agar Persma bisa memahami posisi Persibom di klasemen wilayah timur. Nanti juga Persibom akan melakukan hal serupa, kala bertandang di Klabat.
“Mudah-mudahan dengan kehadiran Pak Imba menyak-sikan pertandingan ini, bisa memberi motivasi kepada Persibom. Nanti juga, ketika Persibom bertandang di Klabat, kami bisa memberikan motivasi serupa. Bagaimana-pun juga, saya melihat pertan-dingan ini adalah silaturahmi antara Persibom dan Persma,” kata Kudji penuh makna, sem-bari mengimbau kepada sup-porter dari masing-masing kubu untuk menjaga keama-nan saat pertandingan.
Sementara itu, tim pelatih Persibom tampaknya masih bingung memutuskan siapa saja pemain yang akan ditem-patkan di starter line-up. Pa-salnya, banyak pemain inti yang saat ini sedang didera ce-dera, seperti kiper Agus Ta-klim, gelandang serang Ro-drigo Araya, Rachmat Affandi serta Mousa Kieta yang biasa berduet dengan Pedro Javier. Selain itu, Rachmadani juga belum bisa dirurunkan karena akumulasi kartu kuning.
Adapun pemain-pemain yang diprediksi bisa diturunkan, dia antarnaya kiper Muchtar Ade atau Sofian Hadi, berikut Glen Poluakan, Kingsley Chioma, Antonio Claudio, Leo Saputra, Washiatul Akmal, Yudas Ugu, Firman Usman, Sahroni, Ilham Hasan, Dani Namangge, serta Pedro Javier.
“Tapi kami masih melihat kondisi terakhir pemain sam-pai besok (hari ini, red), sebab sampai saat ini masih banyak kendala,” akunya. Di sisi lain, pelatih Pesma, Manuel Ro-driguez Vega menilai, faktor tuan rumah menjadi keuntu-ngan tersendiri bagi Persibom. Tapi dia berharap wasit bisa bertindak netral.
“Saya berharap, wasit yang akan memimpin laga ini, benar-benar objektif dalam memberi keputusan,” ujar pelatih asal Cilli.(tr-2/tus)
Prakiran Pemain
Persma (4-4-2)
Joice Sorongan (k), Felix Yetna Mouha, Ade Manaf, Nur Afik, Arifin Faruq (b), Eddi Musriza (c), Jardel Santana Da Silva, Sergio Sousa, Feliks Timbowo (t), Nyom nyom Aloys, Nova Zaenal Mutaqim (d).
|
|