|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
28 April 2007
|
|
Sikapi bom di Ambon
Umat Diingatkan Jangan Saling Tuduh
|
Menyikapi musibah ledakan bom di Ambon, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Sulut, Pdt Jan Sumakul STh, Jumat (27/04) mengingatkan umat beragama, khususnya di Sulut jangan saling menuduh dan cepat curiga terhadap seseorang, terlebih membawa-bawa nama agama.
“Kita kembali kepada fir-man Tuhan, dan senantiasa berdoa kiranya negara kita diamankan dari orang-orang yang tidak beriman dan ber-tanggung jawab. Dan bagi umat lain, kiranya tidak cepat mengambil kesimpul-an. Sebab, menyebarkan isu yang tidak benar malah akan memperburuk dan memper-panjang permasalahan yang ada,” tegasnya.
Sumakul juga mengingat-kan kepada umat agar tidak membawa persoalan ini ke masalah agama/sara. Tetapi, kita hadapi dengan keiman-an agar dijauhkan godaan setan. Karena, menurutnya jika tembok iman kita tidak kuat, setan akan mudah me-rasuk dan menguasai manu-sia. Akibatnya, manusia ti-dak sadar apa yang sudah di-perbuatnya. “ Begitu juga de-ngan pelaku bom Ambon. Se-lain tidak memiliki rasa ma-nusiawi juga berprikemanu-siaan,” ujarnya.
Dikatakannya, sangat ber-tolak belakang jika, semua hal yang berhubungan de-ngan kejahatan selalu di-sangkut pautkan dengan ma-salah agama.
Pasalnya semua agama, baik Kristen maupun Islam mengandung arti damai dan senantiasa mengajarkan ten-tang kebaikan kepada semua pemeluknya.
“Maka dari itu yang patut kita lakukan selain berserah diri kepada Tuhan, adalah menjaga kerukunan antar umat beragama,” ucapnya sembari menambahkan untuk itu diharapkan kerjasama an-tar umat beragama dan selu-ruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan.(aan)
|
|