|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
03 Desember 2007
|
|
Dicurigai anggota komplotan teroris
Warga Asal Jateng Diamankan di Miangas
|
Keamanan di daerah ini, terutama di wilayah perba-tasan seperti Miangas dan Marore, perlu menjadi perha-tian serius pemerintah dan aparat keamanan. Buktinya, akhir pekan lalu, pihak Ke-polisian Resort Talaud me-nangkap seorang warga asal Jawa Tengah yang diduga anggota komplotan teroris, Sabtu sore (01/12). Hal ini turut dibenarkan Direktur Re-serse dan Kriminal Polda Su-lut, Kombes Pol Drs Iskandar Ibrahim MM, Minggu (02/12).
Menurut Iskandar, warga asal Jawa Tengah tersebut berinisial R. Pria paro baya ini dicurigai masyarakat setem-pat sebagai salah seorang anggota teroris. Hal ini ditan-dai dengan ciri-ciri pria tersebut yang di satu sisi jauh berbeda dengan ciri-ciri masyarakat setempat, dan di sisi lain seperti ciri-ciri komplotan teroris.
Di mana, yang bersang-kutan berambut gondrong, berjenggot lebat dan cukup panjang serta wajah dan kulitnya berbeda dengan ma-syarakat setempat. “Mungkin karena itu lalu masyarakat setempat mencurigai sebagai salah seorang anggota te-roris,” ungkapnya.
Apalagi, lanjutnya, menurut masyarakat setempat, keber-adaan pria asal Jawa Tengah tersebut di Miangas tidak jelas, baik maksud dan aktivi-tasnya. Karena itu, atas ini-siatif warga, pria R dilaporkan ke Polres Talaud. “Setelah mendapatkan informasi ma-syarakat, sejumlah personel Polres Talaud langsung terjun ke lokasi dan mengamankan pria tersebut. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Mapolsek Talaud,” jelasnya.
Ditambahkannya, setelah diinterogasi pihak Polres Talaud, langsung menginfor-masikan kepada Polda Sulut. Dan sejumlah personel Densus 88 Polda Sulut diterjunkan ke Mapolres Talaud dan memba-wa pria R tersebut ke Polda Su-lut. “Sekarang pria R tersebut sudah diamankan di Mapolda Sulut. Yang bersangkutan ma-sih harus dimintai keterangan dan diperiksa,” ujar Iskandar.
Ketika didesak apakah pria R tersebut tidak dilengkapi identitas resmi dan termasuk anggota teroris, Iskandar enggan menjawabnya. “Kita masih melakukan pemerik-saan. Nanti kalau sudah jelas baru akan diberitahu. Tunggu saja ya,” tukasnya.(imo)
|
|