|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
03 Desember 2007
|
|
Calon jual program di DPRD Minahasa
Ada yang Bersedia Tidak Terima Gaji
|
Sudah bisa dipastikan, visi-misi seluruh calon top eksekutif yang akan bertarung di Pilkada Minahasa, tidak ada yang jelek. Semuanya menjual program yang menggiurkan di benak rakyat Minahasa. Bahkan ada calon bupati yang menyatakan rela untuk tidak menerima gaji. “Gaji saya akan diberikan untuk rakyat,’’ ungkap calon tersebut meyakinkan di Gedung DPRD Minahasa, Sabtu (01/12) lalu.
Terpantau, pasangan calon pertama yang menyampaikan visi-misi dan programnya dalam paripurna yang dipim-pin Ketua DPRD Minahasa Drs Frits Tairas itu, adalah pa-sangan Stefanus Vreeke Runtu dan Jantje Wowiling Sajow (SVR-JWS). Usai memaparkan, baik SVR maupun JWS, langsung meminta izin pim-pinan rapat paripurna untuk meninggalkan lokasi karena ada hajatan khusus yang harus mereka hadiri.
Selanjutnya, kesempatan menyampaikan visi-misi dan program diberikan pada pasangan Rull Kuron-Ir Freddy Lasut, disusul pasangan Ir Royke Octavian Roring MSi-Drs Steven Kandouw (ROR-SOK), Arianne Frederik-Nangoy-Denny Johnly Tombeng (AFN-DJT), dan terakhir pasangan Greetty Tielman Iskandar-Ir Hoyke Makarawung (GTI-HOM). Paripurna yang ber-akhir sekitar pukul 21.00 WITA itu sendiri berlangsung lancar.
Yang menarik, hampir semua pasangan calon bupati dan wakil bupati, tidak mau meng-umbar program-program me-reka secara detail. Ini karena mereka menilai bahwa masih ada ‘perang’ visi-misi tahap dua yang harus dijalani. ‘Pe-rang’ dimaksud adalah debat kandidat calon, yang sedianya akan berlangsung pada 14 Desember mendatang, atau di hari terakhir kampanye Pil-kada Minahasa.
Pada bagian lain terpantau, pengamanan oleh petugas nampak sangat ketat. Masih dalam radius sekitar 200 meter, jalan masuk sudah diblokade aparat kepolisian. Hanya kendaraan khusus saja yang bisa diizinkan masuk ke lokasi paripurna. Di gerbang gedung DPRD, tak sembarang orang diizinkan masuk oleh aparat. Semen-tara di pintu utama, peng-amanan aparat dilengkapi oleh metal detector.
CALON FAVORIT
SVR-JWS yang merupakan calon incumbent dan dija-gokan untuk memenangkan pilkada menyampaikan se-jumlah program menarik ke masyarakat. Intinya, yakni mewujudkan Minahasa yang mandiri, demokratis dan berkelanjutan, mewujudkan masyarakat maju, sejahtera dan berbudaya, berdaya saing tinggi serta mandiri. Sektor yang akan diperkuat adalah pendidikan, pelayanan kese-hatan, pertanian, pariwisata, serta lingkungan hidup yang selama ini sudah teruji pelak-sanaannya.
Sedangkan calon favorit dari PDIP, ROR-SOK mengusung “Reformasi birokrasi untuk menciptakan good and clean governance, mendorong mo-dernisasi akses pedesaan me-lalui infrastruktur dan tata ruang yang efektif dan sistem komputerisasi hingga ke pe-desaan, membangun dan me-ningkatkan sentra produksi perekonomian, agrikultur, perikanan, usaha kecil dan koperasi, pemantapan peran agama di Minahasa, lingku-ngan hidup, pariwisata dalam penguatan sistem investasi, kesehatan, penguatan pada bidang hukum, penguatan SDM dengan program satu keluarga satu sarjana dan lain sebagainya.’’(dav/*)
|
|