|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Bolmong,
Kotamobagu, Bolmut |
03 Desember 2007
|
|
Sekitar 300 Lubang Hiasi
Jalan Jambat Damopolii
|
Jalan Jambat Damopolii dengan panjang sekitar 2 km lebih, yang menghubungkan Kelurahan Motoboi Kecil dan Kelurahan Bungko di Kota Selatan, tidak terawat lagi selama dua tahun terakhir. Akibatnya lubang jalan semakin bertambah banyak, bahkan setelah dihitung, mencapai 300 lebih.
Parahnya, sebagian lubang tersebut berdiameter lebih dari satu meter dengan kedalaman antara 20 cm sampai 50 cm. Bahkan ada sebuah lubang yang sudah menganga di badan jalan, hingga memaksa masyarakat sekitar untuk menimbunnya sendiri dengan kerikil. Jika tidak, mobil yang lewat dipastikan akan terbalik.
Gerutu dan keluhan pun selalu diucapkan para penge-mudi kendaraan, manakala melewati jalan yang namanya diambil dari sesepuh Totabu-an, juga dikenal sebagai Bu-pati Bolmong dua periode. “Jalan di tengah kota saja tidak dipedulikan pemerintah. Mungkin dorang so ndak suka stau dengan nama jalan ini,” demikian salah satu ocehan pengendara kendaraan kala melewati jalan ini.
Di sisi lain, Ketua LSM Surya Madani Salim Landjar menilai, sebenarnya kelalaian dari instansi terkait setidaknya mempengaruhi citra Pemkab Bolmong yang dipimpin Dra Marlina Moha-Siahaan. “Saya tahu persis, ada anggaran pe-meliharan jalan dan jembatan, apalagi jalan-jalan di tengah kota seperti Jambat Damopolii itu. Sehingga dengan tidak pernah dilakukan perbaikan jalan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi penyimpangan dana pemeliharaan yang diduga kuat melibatkan oknum di Dinas PU Kimpraswil Bol-mong. Dan saya tahu siapa yang memainkan itu. Kelalai-an ini sangat mempengaruhi citra pemerintah,” seloroh Landjar.(tus)
|
|