|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
03 Desember 2007
|
|
Disorot, Pasar Malam
di Lapangan Schwarz
|
Aktivitas Pasar Malam yang berlokasi di Lapangan GMIM Schwarz Langowan, mendapat sorotan pedas dari sejumlah kalangan warga Langowan, tak terkecuali tokoh gereja. Pasalnya, hiburan dadakan ini dianggap tidak meng-hormati masa-masa Adventus.
Menurut Koordinator Wila-yah Rayon IX Sinode GMIM, Pdt Servius Lumingkewas STh, Pasar Malam yang iden-tik dengan hiburan, biasanya juga disusupi atraksi-atraksi berbau judi ketangkasan. “Tak bisa dipungkiri bahwa hiburan Pasar Malam ada ke-tangkasannya. Jadi terus te-rang, saya sangat tidak setuju adanya Pasar Malam di sana,” ujar Lumingkewas dengan nada tinggi.
Yang memiriskan, lanjut Lu-mingkewas, lapangan terse-but adalah aset GMIM. Maka-nya dia turut mempertanya-kan pemberian izin atas ke-giatan tersebut. “Entah apa-kah ini ada izinnya atau tidak. Yang jelas, pemberian izin bia-sanya melalui rapat-rapat khusus. Tapi anehnya, saya tidak tahu tentang pemberian izin penggunaan aset GMIM ini,” pungkasnya.
Pada bagian lain terpantau, sejumlah peralatan sudah disiapkan. Seperti komedi putar, serta hiburan lain yang biasanya digandrungi anak-anak. Namun Pasar Malam ini belum dimulai. Menurut se-jumlah warga, Pasar Malam kemungkinan baru akan di-buka secara resmi pada Senin (03/12) hari ini, dan setiap harinya akan beroperasi hing-ga malam hari. “Mungkin nan-ti selesai tanggal 18 Desem-ber,” ujar seorang warga.(dav)
|
|