|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
03 Desember 2007
|
|
Sebagian besar anak-anak
1204 Warga Terserang Diare
|
Sedikitnya 1204 warga Minut mengalami serangan diare hingga Oktober tahun ini. Jumlah penderita mengalami peningkatan di saat memasuki musim penghujan dan sebagian besar penderita adalah anak-anak.
Berdasarkan data yang di-peroleh dari Dinas Kesehat-an Minut, sejak Januari hingga Juli, setiap bulannya jumlah rata-rata penderita mencapai angka 90-an orang. Namun angka pende-rita mengalami peningkatan sejak Agustus sampai peng-hujung Oktober yang menca-pai lebih dari 150 orang per bulan.
“Memang setiap masuk musim hujan cenderung ada kenaikan jumlah penderita. Ini dikarenakan kondisi lingkungan menjadi basah dan becek. Apalagi tumpuk-an sampah yang dibiarkan berhari-hari menjadi sarang lalat. Di mana lalat yang pe-nuh kuman kemudian hing-gap di makanan dan minum-an,” kata Kabid Pengendali-an Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Netty Tumundo, pekan lalu.
Menurutnya, jumlah pen-derita diperoleh berdasarkan data dari seluruh puskemas di Minut dan sebagian besar korban adalah anak-anak. Untuk itu, kata Tumundo, pihak Dinkes sudah meng-adakan pertemuan untuk membahas sistem kewaspa-daan dini. Salah satunya dengan mengadakan penyu-luhan oleh puskesmas di posyandu dan juga sekolah.
Walau jumlah penderita mencapai ribuan orang, Tumundo mengaku sampai saat ini ketersediaan oralit dan antibiotik sudah lebih dari cukup. Namun sebagai tindakan pertama terhadap orang terkena diare, ia me-minta penderita agar dibe-rikan air campuran gula dan garam.
“Ini untuk mengganti ba-nyaknya cairan yang hilang pada penderita diare sebe-lum dibawa ke puskesmas atau rumah sakit,” tandas Tumundo.(art)
Data Penderita Diare sampai Oktober 2007
Januari 96 orang
Februari 94 orang
Maret 99 orang
April 90 orang
Mei 109 orang
Juni 95 orang
Juli 91 orang
Agustus 152 orang
September 182 orang
Oktober 196 orang
Sumber: Dinkes Minut
|
|