|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
04 Desember 2007
|
|
Inflasi Kota Manado
Tertinggi se-Nasional
|
Kepala Badan Puasat Sta-tistik (BPS) Sulut, Senin (03/12) kemarin, kembali meng-umumkan tingkat inflasi. Secara nasional, Kota Manado pada bulan November 2007 lalu, mencatat inflasi sebesar 2,01 persen. Angka ini me-lampaui inflasi 45 kota di seluruh Indonesia. “Dari hasil perhitungan angka inflasi di 45 kota di Indonesia pada bulan November 2007, me-nunjukkan angka yang bera-gam. 32 kota mengalami inflasi dan 13 kota lainya mengalami deflasi. Angka inflasi tertinggi sebesar 2,01 persen terjadi di Kota Manado diikuti Palangkaraya 1,93 persen dan Kendari 1,23 persen,” jelas Kepala BPS Sulut, Drs Jasa Bangun.
Sedangkan inflasi terendah sebesar 0,03 persen terjadi di Kota Jayapura, kemudian Ma-kassar mengalami deflasi sebe-sar 1,74 persen diikuti Ternate 1,37 persen dan Bengkulu 1,08 persen. Sedangkan IHK Kota Manado mengalami inflasi sebesar 2,01 atau naik dibanding inflasi bulan sebelumnya (Okto-ber 2007) sebesar –0,27 persen, sedangkan bila dibanding dengan inflasi bulan yang sama tahun sebelumnya yaitu November 2006 sebesar –0,26 persen, inflasi bulan November 2007 ini lebih tinggi, jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan Ba-ngun, penyebab naiknya inflasi Kota Manado adalah bahan makanan. “faktor yang mendorong naiknya inflasi adalah bahan makanan se-perti beras, cakalang, mala-lugis, tude, tomat, sayur ba-wang merah, cabe rawit, buncis. Sedangkan penyum-bang deflasi adalah daun ba-wang, deho, daging ayam ras, mujair, minyak goreng serta yang tak kalah pentingnya adalah semen yang kerap menjadi bahan pembicaraan akhir-akhir ini,” jelasnya.
Ditambahkan Bangun, inflasi secara nasional ini bergerak pada angka 0,18 persen, se-dangkan inflasi dari Januari-November 5,43 persen atau secara year on year (yoy) 6,71 persen, semuanya disumbang oleh bahan makanan. Diha-rapkan pada bulan Desember angka inflasi dapat turun se-kitar dua digit. “Bulan Desem-ber, faktor cuaca mempenga-ruhi naiknya harga bahan ma-kanan seperti ikan dan lain-nya, namun pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, sehabis musim penghujan angka inflasi menjadi turun,’’ jelas Bangun.(wel)
|
|