CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Otonomi dan Suksesi
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Politik dan Pemerintahan

04 Desember 2007

Studi banding libatkan ribuan warga
Legislator Sulut Tuding Bupati Talaud Lakukan Pemborosan

 

IKUTI BERITA LAIN

Dana Proyek Disunat, Biro Umum Disorot
Gubernur Prihatin Kasus Trafficking
Tahun anggaran 2007 akan berakhir
Lomban: Pertanggungjawaban Administrasi Keuangan Harus Segera Diselesaikan
Perda TKD Lebih Efektif Ketimbang Permendagri
Natal dan Tahun Baru, Dishub Siapkan 60 Unit AKDP
Rencana Strategis PU Prioritaskan Tiga Sasaran
Kontrak Karya MSM Harus Dievaluasi

Kegiatan studi banding yang diprakarsai Bupat Talaud, dr Elly Lasut, yang melibatkan ribuan warga di daerah tersebut, bisa dikatakan sukses karena berhasil tercatat dalam Muri (Museum Rekor Dunia-Indonesia). Namun sayangnya, sejumlah legislator Sulut dari Dapil Talaud justru mem-berikan pendapat minor karena mereka menilai apa yang dilakukan Lasut merupakan satu bentuk pemborosan.
Sebagaimana di-ungkapkan personel Komisi A DPRD Su-lut, Olden Waloni, kebijakan tersebut merupakan pembo-rosan keuangan dae-rah karena hanya sebatas seremonial yang semata-mata bertujuan untuk ke-pentingan politis. “Dia (Elly Lasut) bikin kegiatan seperti tujuannya hanya untuk ke-pentingan politik. Saya cu-riga, jangan-jangan dia hanya ingin menunjukkan kepada wakil presiden yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar, Jusuf Kalah, bahwa dirinya masih didu-kung warga Talaud,” ujar Waloni, Senin (03/12) kemarin.
Sementara itu, Pdt Belhein Ninia STh menilai kebijakan yang dilakukan Bupati Talaud merupakan terobosan yang positif dan harus diberi ap-resiasi. Apalagi selama ini be-lum pernah ada seorang bu-pati yang nekad memboyong perangkat desa dan tokoh-to-koh masyarakat untuk studi banding keliling Indonesia dan bersua dengan wakil pre-siden.
Hanya saja, menurut Ninia, yang perlu dipersoalkan ada-lah sumber pendanaan ke-giatan studi banding terse-but. “ Setahu saya, tidak ada aturan yang mengatur soal ini. Jadi perlu dipertanyakan dari mana sumber dana stu-di banding tersebut,” ujar Ni-nia.
Diketahui, baru-baru ini Muri menyatakan bahwa Elly Lasut berhak menerima penghargaan dengan nomor 2904/R.Muri/XII/2007. Penghargaan ini diberikan setelah Lasut berhasil me-lakukan kegiatan studi ban-ding ke Sumatera dan Ja-karta bersama ribuan warga Talaud.(ran)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin