|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Selatan |
05 Desember 2007
|
|
Soal kecaman alokasi dana pendidikan minim
Tuela Tuding Kalkulator Dewan Rusak
|
Wakil Bupati, Ventje Tuela Ssos mengatakan, dirinya kecewa dengan pernyataan sejumlah legislator Minsel yang menyatakan bahwa pihak eksekutif kurang serius dalam hal dunia pendidikan.
Dengan menyebut dana pendidikan minim yakni hanya mencapai empat persen yang mana jauh berbeda dengan apa yang ditetapkan dalam undang-undang harus mencapai 20 persen, Tuela menilai kalau kalkulator pihak DPRD Minsel lah yang rusak dan perlu diperbaiki.
Tuela kepada sejumlah wartawan, Selasa (04/12) kemarin menjelaskan, dalam pembahasan RAPBD Minsel 2008, pemkab sudah menyusun dan menata dana anggaran sebagaimana yang diatur. Di mana, untuk alokasi dana bagi pelayanan umum masyarakat seperti di bidang kesehatan dan pendidikan, itu telah disusun dan dipikirkan baik-baik.
Menurut Tuela, apa yang diungkapkan oleh Ketua Komisi C, Drs Robby Sangkoy, tidaklah benar demikian. Pasalnya, subsidi dana pendidikan yang di plot di APBD Minsel 2008 saat ini cukup besar, yakni mencapai 17,5 persen. Oleh karena itu, dirinya menghimbau agar Sangkoy bisa menghitung kembali pos dana pendidikan tersebut.
”Kalau dewan menilai dana pendidikan 2008 minim atau tak maksimal, itu berarti kalkulator dewan rusak. Dan itu perlu diperbaiki atau diganti yang baru,” tukas Tuela sambil tersenyum.(pen)
|
|