|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
06 Desember 2007
|
|
Diusulkan, Koruptor di Atas Rp1 Miliar Dihukum Mati
|
Usulan mencengangkan di-lontarkan calon pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Surachmin saat menjalani fit and proper test di Komisi II DPR RI. Auditor BPK ini mengusulkan huku-man mati bagi koruptor yang menggarong uang rakyat di atas Rp 1 miliar dan praduga tak bersalah secara terbatas.
Usulan itu pun mendapat perhatian dari sejumlah ang-gota DPR Komisi III yang men-cecarnya dengan segudang pertanyaan. “Kita perlu mene-rapkan sistem praduga tak bersalah secara terbatas,” kata Surachmin di Komisi III, Gedung DPR, Senayan, Ja-karta (05/12).
Anggota DPR dari F-KB, Imam Ansari Saleh, meminta penjelasan lebih lanjut soal usulan Surachmin tersebut. Imam meminta komitmen Surachmin dalam bekerja sebagai teamwork. Hal ini dikarenakan selama bertugas di BPK, Surachmin dinilai ti-dak bisa bekerja dalam team-work.
“Kalau usulan hukuman mati bagi di atas Rp 1 miliar, itu kemajuan memang. Tapi bagaimana menjelaskan, be-rapa orang yang akan dihu-kum mati? Kalau itu akan di-laksanakan, termasuk anggo-ta DPR, bagaimana dengan kerja teamwork Anda?” cetus Imam.
Anggota F-PAN Arbab Pa-proeka juga bertanya hal yang sama. Menurutnya, pimpinan KPK ke depan harus lebih be-rani dan perlu komitmen yang kuat. “Bagaimana kalau Anda menyikapi kasus yang selama ini belum tersentuh? Padahal sangat diharapkan oleh masyarakat penyelesai-annya,” tanya Arbab.
Pada bagian lain, setelah melalui proses voting terbuka rapat komisi III pemilihan ca-lon pimpinan KPK, mengha-silkan lima nama tadi malam. Mereka Yani Chandra M Ham-zah 44 suara, Antasari Azhar 37 suara, Bibit Slamet Rianto 30 suara, Haryono 30 suara, dan M Yasin 28 suara.
Voting dilakukan selama dua tahap sejak pukul 19.30 WIB, Rabu (05/12) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Voting ini dihadiri 49 anggota komisi III dengan dipimpin Ketua Ko-misi III Trimedya Panjaitan. “Demikian sudah terpilih lima calon pimpinan KPK. Seka-rang tinggal masuk tahap kedua untuk memilih Ketua KPK,” ujar Trimedya.
Setelah tahap pertama berlangsung, sampai berita ini ditulis tengah berlangsung tahap kedua untuk memilih Ketua KPK dari dua nama yang memperoleh suara terbanyak dari lima calon. Yang dipilih yakni Antasari Azhar dan Chandra M Ham-zah dan dimenangkan Anta-sari Azhar sebagai Ketua KPK yang baru.(dtc)
|
|