CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

 
Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Opini Redaksi dan Pembaca 

06 Desember 2007

Refleksi Peringatan Hari AIDS Internasional 2007
Manajemen Kepemimpinan Penanggulangan HIV-AIDS(2)

 IKUTI BERITA LAIN

Employee Stock Ownership Plan(2)
Oleh: Jenny A Wangso

SURAT PEMBACA

Rakyat Minahasa Jangan Salah Pilih Pemimpin

 COMMENTAREN

DBD Mengganas, Perlu Perhatian Khusus

 
Mulai dari penjangkauan sam-pai pelayanan klinik VCT atau konseling dan tes sukarela yang terdapat di RS Prof Kandou Ma-lalayang, RS Prof Ratumbuy-sang Sario, RS Angkatan Darat Teling, RS Bethesda Tomohon, RSUD Manembo-nembo Bitung, KDS Batamang Plus, dan Yayas-an PKBI Sulut. Padahal keadaan ini sangat berpengaruh pada ke-beradaan kelompok dampingan termasuk ODHA dan OHIDHA. Meski demikian, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti menutup mata dan tidak ada langkah untuk mengantisi-pasi kelanjutan program. 
Begitu juga dengan kalangan legislatif yang lebih memilih si-buk dengan studi banding ke-timbang mengurus (Bahkan me-lihat pun tidak) program yang terhenti tersebut. Beruntung lembaga ini menyambung kem-bali bantuannya, sehingga pro-gram dapat berjalan seperti se-mula. Bisa dibayangkan sean-dainya bantuan ini tidak lagi di-lanjutkan. 
STRANAS SEBAGAI ACUAN
Secara nasional sebenarnya pemerintah telah melakukan upaya untuk menyatukan per-sepsi dan penanganan masalah ini lewat menciptakan sebuah rumusan yang dinamai Strategi Nasional (Stranas) Penanggu-langan HIV-AIDS di Indonesia yang sudah ada sejak tahun 2004. Namun karena terjadi per-ubahan sistim pemerintahan menjadi otonomi, Stranas diper-barui menjadi Stranas 2003-2007. Pelaksanaan Stranas ter-sebut diakui oleh pemerintah be-lum sepenuhnya berhasil. Seba-gai penerusnya telah disusun Stranas yang baru untuk tahun 2007-2010 yang disiapkan seba-gai pedoman bagi pemerintah pusat dan daerah, masyarakat sipil serta mitra internasional da-lam upaya menanggulangi HIV-AIDS secara bersama-sama di Indonesia. 
Di dalam Stranas diperkira-kan 4 tahun ke depan program akan mengalami tantangan yang beragam seperti: Norma-norma dan perilaku, koordinasi multi-pihak terhadap respons, ke-bijakan pengembangan pro-gram, kebutuhan remaja dan dewasa muda, risiko khusus yang dihadapi anak perempu-an, kebutuhan perluasan pera-watan, pengobatan dan dukung-an pada ODHA, masih adanya stigma dan diskriminasi ter-hadap ODHA, dan desentralisasi pemerintahan.
Untuk mengantisipasinya di-terapkan strategi sebagai beri-kut: 1. Meningkatkan dan mem-perluas upaya pencegahan yang nyata efektif dan menguji coba cara-cara baru. 2. Meningkatkan dan memperkuat sistem pelayan-an kesehatan dasar dan rujukan untuk mengantisipasi pening-katan jumlah ODHA yang me-merlukan akses perawatan dan pengobatan. 3. Meningkatkan ke-mampuan dan memberdayakan mereka yang terlibat dalam upa-ya pencegahan dan penanggu-langan HIV dan AIDS di pusat dan di daerah melalui pendidik-an dan pelatihan yang berkesi-nambungan. 4. Meningkatkan survei dan penelitian untuk memperoleh data bagi pengem-bangan program penanggulang-an HIV dan AIDS. 5. Memberda-yakan individu, keluarga dan ko-munitas dalam pencegahan HIV di lingkungannya.(Bersambung) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin