|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
08 Desember 2007
|
Indonesia kembali kehila-ngan salah satu putra ter-baiknya. Mantan Mendikbud,
Prof Fuad Hassan telah dipanggil Tuhan, Jumat (07/12) kemarin, pukul 16.00 WIB. Fuad Hasan menderita kanker paru-paru stadium 3. Dia meninggal setelah bebe-rapa lama dirawat di RSCM.
Fuad Hasan yang dulunya perokok berat, sudah cukup lama menjalani perawatan di RSCM. Menurut seorang pe-rawat di RSCM, dia menge-luhkan sesak nafas. “Dia bolak-balik terus ke sini sejak 2 tahun belakangan. Setahun ini saja sudah 4-5 kali,” ka-tanya lagi yang dilansir de-tik.com. Terakhir, sebelum meninggal, Fuad sudah di-rawat di RSCM selama se-bulan. Selama sebulan itu se-lang infus selalu menempel di tubuhnya. “Tubuhnya sema-kin kurus,” ceritanya lagi. Se-hingga Jumat kemarin, Fuad pun berpulang.
Fuad Hasan adalah mantan seorang pejabat yang tergo-long bersih. Padahal darah seni yang mengalir dalam darah Fuad Hassan tak mem-buatnya bercita-cita menjadi menteri. Namun jalan hidup bukan diatur manusia. Pria kelahiran Semarang, Jawa Te-ngah, 26 Juni 1929 ini justru ditunjuk menjabat posisi Men-teri Pendidikan dan Kebuda-yaan oleh Presiden Soeharto.
“Saya nggak pernah bercita-cita jadi menteri,” ujar Fuad sebelum pelantikan dan me-ngaku justru malah ingin menjadi konduktor waktu itu. Dia dilantik menjadi Men-dikbud pada 30 Juli 1985 menggantikan Mendikbud Nugroho Notosusanto yang meninggal dunia. Kemudian Fuad kembali memimpin Depdikbud Kabinet Karya Pembangunan V (1988-1993).
Wajah Fuad nan rupawan pun tampak mencolok di antara para menteri. Ditam-bah lagi, Fuad tak segan-segan memamerkan keahliannya menggesek biola.
Namun suami Tjiptaning-roem yang telah dikaruniai 2 anak ini juga dikenal sebagai perokok berat. Sehari bisa menghabiskan 2 bungkus kre-tek. Setelah punya cucu, Fuad barulah terpaksa menghenti-kan kebiasaan buruknya. Pe-nyebabnya, sang cucu tidak mau didekati Fuad karena bau ro-kok. Namun rupanya kanker pa-ru-paru kemudian menggero-gotinya, hingga dia menghem-buskan napas terakhir.(dtc/*)
|
|