|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
10 Desember 2007
|
|
Rusuh Pontianak
Berangsur Normal
|
Kerusuhan yang di Pon-tianak berhasil diredakan. Minggu (09/12) kemarin, Polda Kalimantan Barat telah mencabut status siaga I. Se-belumnya, Kapolda Brigadir
Jenderal Polisi Zainal Abidin Ishak mengatakan, pihaknya akan membubarkan massa jika terdapat konsentrasi massa.
Tembak di tempat juga akan diberlakukan terhadap pelaku kerusuhan. Namun belaka-ngan kondisi sudah berang-sur normal, namun patroli po-lisi tetap dilakukan secara in-tensif untuk merazia senjata tajam di sepanjang Jalan Ga-jah Mada dan Tanjungpura.
Seperti diketahui, rusuh Pontianak yang mengakibat-kan sejumlah rumah dibakar massa, dipicu dari pertikaian dua warga Tionghoa pada Kamis (06/12) malam di Gang 17, Jalan Tanjungpura yang dipicu oleh serempetan mobil.
Mustafa, warga berusia (57) tahun yang datang melerai me-reka malah menjadi korban. Hidungnya berdarah dan mu-kanya memar akibat pukulan benda keras. “Padahal dia da-tang untuk melerai,” kata Us-mardan, adik ipar Mustafa di Pontianak. Setelah dirawat di Rumah Sakit Antonius Pontia-nak, Mustafa dibawa pulang. Keluarga melaporkan kekeras-an ini kepada polisi setempat. Kejadian ini menyebar ke seluruh penjuru Pontianak.
Menjelang dini hari, ribuan warga mendatangi rumah warga Tionghoa yang diduga memukul Mustafa. Dalam sekejap rumah ini hancur. Bahkan aksi melebar. Amuk massa ini mulai mereda setelah Wakil Kepala Polda Kaliman-tan Barat Komisaris Besar Winarso, Wakil Kepala Pol-tabes Pontianak Ajun Komi-saris Besar Andi Musa, dan Kepala Bagian Operasi Pol-tabes Pontianak Komisaris Ndang menemui warga.
Menurut Winarso, kejadian ini merupakan tindak kriminal mur-ni yang dilakukan oleh orang per orang. “Kami imbau warga menyerahkan kasus ini kepada polisi,” katanya.(mtr/tmp)
|
|