|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Talaud,
Sitaro, Sagihe |
10 Desember 2007
|
|
Sejumlah DAS meluap
Lagi, Banjir Incar Pemukiman Penduduk
|
Meluapnya sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) dua hari terakhir menyusul hujan deras yang terus-menerus mengguyur Kota Tahuna dan sekitarnya mulai membuat resah warga. Pasalnya, luapan air yang melebihi ambang batas normal dikabarkan mulai mengancam pemukiman penduduk yang tersebar di sejumlah bantaran sungai.
Sejumlah pemukiman pen-duduk yang terancam banjir seperti pantauan harian ini kemarin, antara lain pemu-kiman penduduk di Tahuna ti-mur, akibat meluapnya sungai Dumuhung, Tahuna barat dengan meluapnya sungai Malebur.
Selain itu, pengikisan yang terjadi akibat derasnya aliran sungai juga mulai mengancam pemukiman penduduk yang ada di sekitar bantaran sungai. “Meluapnya sungai yang ada di Tahuna patut diwaspadai, ka-rena luapan air yang terjadi se-ketika saat curah hujan me-ningkat, mulai mengancam pe-mukiman penduduk,” jelas sejumlah warga Tahuna kema-rin yang nampak mulai resah melihat luapan air yang mulai menggenangi pemukiman penduduk kemarin.
Meningkatnya curah hujan hingga mengakibatkan meluap-nya aliran sungai mulai men-dapat perhatian serius Pemkab Sangihe. Itu dilakukan mereka dengan terus mengimbau warga-nya yang bermukim di banta-ran sungai untuk terus me-ningkatkan kewaspadaan. “Warga yang ada di bantaran sungai diminta untuk mening-katkan kewaspadaan, karena curah hujan yang terus mening-kat di mana ikut memicu meningkatnya volume air,” ujar Bupati Kabupaten Sangihe, Drs Winsulangi Salindeho melalui Kabag Humas Drs Hendro Kawu-ka kepada koran ini kemarin.(med)
|
|