|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
10 Desember 2007
|
|
SK Mendiknas RI Nomor 229/D/O/2007
Alih Kelola UKIT Resmi Dikendalikan Yayasan AZR Wenas
|
Ketua Yayasan GMIM Ds AZR Wenas, Pdt JL Posumah STM, menegaskan status Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) kini resmi dialihkan sekaligus menjadi tanggungjawab yayasan yang dipimpinya. Pernyataan ini, lanjutnya, mengacu surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (Kepmendiknas) RI Nomor 229/D/O/2007 tentang Alih Kelola Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) dari Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) GMIM di Tomohon kepada Yayasan GMIM Ds AZR Wenas di Tomohon, tertanggal 29 Nopember 2007.
“Atas keluarnya SK ini, maka segala urusan administrasi yang berhubungan dengan UKIT saat ini dan seterusnya sepenuhnya menjadi kewe-nangan Yayasan AZR Wenas,” tandas Posumah, Sabtu (08/12) lalu. Bertolak alasan ter-sebut, mantan Sekretaris Umum BPS Sinode GMIM ini meng-imbau kepada para pihak yang masih menggunakan YPTK untuk tidak memakai nama UKIT lagi dalam proses penerimaan mahasiswa, ter-masuk dalam hal kegiatan pe-nyelenggaraan proses pem-belajaran pendidikan tinggi.
Menurutnya, keabsahan Yayasan GMIM AZR Wenas sebenarnya telah berlaku sejak Februari 2006 lalu. Sedangkan menyangkut Kep-mendiknas ini merupakan penegasan soal status yang sudah dialihkan kepada Yayasan AZR Wenas.
Sementara bidang pelayanan Yayasan GMIM Dr AZR Wenas melingkupi pelayanan dia-konia. Itu di antaranya UKIT, tujuh Rumah Sakit GMIM, enam Panti Asuhan serta 800-an Sekolah. Sedangkan Rektor UKIT yang sah ialah Pdt Dr Hein Arina MTh. Menyimak perkembangan yang terjadi saat ini, YPTK jelas resmi telah dibubarkan. “Bahkan hal ini turut dibenarkan man-tan Ketua YPTK Pdt Roy Ro-ring,” ujarnya.
Menarik, meski kondisi UKIT sudah mengalami alih status, komponen pengurus Yayasan AZR Wenas tetap menge-depankan semangat persau-daraan sekaligus menjabar-kan nilai-nilai kasih Tuhan Yesus Kristus. Hal ini nampak dari sikap pengurus yayasan yang menyatakan tetap akan merangkul para dosen dan mahasiswa yang masih belum menerima keberadaan Yaya-san GMIM Ds AZR Wenas.
“Prinsipnya kami tidak ingin ada yang merasa dirugikan, terutama kalangan mahasis-wa. Sedangkan untuk wisuda-wan tahun 2007 yang meng-atasnamakan YPTK, kami persilakan melapor ke Yaya-san Wenas, untuk pengurus-an administrasi,” ujar Po-sumah.
Sementara itu, Rektor UKIT Pdt Dr Hein Arina saat dihu-bungi koran ini mengatakan, optimis UKIT ke depan akan semakin berkibar untuk bisa lebih bersaing baik dengan universitas negeri maupun dan swasta lainnya yang ada di Sulut bahkan Indonesia se-cara umum. “Untuk memper-tegas komitmen kami tadi, program jangka pendek kami saat ini adalah mendirikan tiga fakultas baru yakni Kedokteran, Keperawatan dan Ekonomi,” ungkap Arina saat didampingi para Pembantu Rektor beserta juru bicara UKIT Arie Van Andes SH.(eky)
|
|