|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
11 Desember 2007
|
|
Bahas Persiapan WOC,
Menkokesra Undang Gubernur Sulut
|
Persiapan
agenda internasional World Ocean Con-ference (WOC)
yang akan dilaksanakan tahun 2009 mendatang, terus
dimantapkan. Sehubungan dengan itu, pada tanggal 19
Desember 2007 mendatang Gubernur Sulut, Drs SH
Sarundajang bersama panitia daerah diundang untuk
melakukan pertemuan dengan Menko-kesra, Aburizal
Bakrie selaku Panitia Nasional.
Hal ini terungkap melalui per-nyataan Gubernur
Sulut, Drs SH Sarundajang, saat menyam-paikan
pidatonya di sela-sela Rapat Paripurna Penetapan
RAPBD tahun 2008, di ruang rapat paripurna DPRD
Sulut, Senin (10/12) kemarin.
“Pertemuan bersama Menko-kesra akan dihadiri
anggota DPR RI,” ujarnya.
Dikatakannya, Sulut perlu belajar dari pengalaman
iven United Nations Framework Convention Climate
Change (UNFCCC) yang dilaksanakan di Bali. Di mana
peserta yang dipre-diksikan akan hadir sebesar 17
ribu, tetapi ternyata hanya 10 ribu.
“Hal ini perlu diantisipasi pada kegiatan WOC
mendatang. Untuk WOC sendiri peserta yang akan hadir
diprediksikan sebanyak tiga ribu, tetapi tidak
menutup kemungkinan me-ningkat hingga enam ribuan,”
tukasnya.
Menurut Sarundajang, agenda WOC 2009 memiliki sisi
menarik. Pasalnya, untuk kegiatan ini pemerintah
pusat secara khusus telah mengeluarkan Keputusan
Presiden (Keppres) Nomor 23 Tahun 2007.
“Ini sangat aneh, untuk ke-giatan daerah tetapi
dikeluar-kan Keppres. Hal ini menun-jukkan bahwa
pemerintah mem-berikan dukungan penuh,” ka-tanya.
Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan UNFCCC yang
dilak-sanakan di Bali mendapat du-kungan dana dari
pusat sebesar 179 miliar. Sehingga untuk ke-giatan
WOC 2009 mendatang, juga akan mendapatkan dukungan
dana yang tidak sedikit.
Ditambahkannya, melalui pertemuan yang digelar di
Bali baru-baru ini, enam negara yang tergabung dalam
Coral Triangle Inisiatives (CTI) masing-masing
Indonesia, Papua New Guinea, Filipina, Malaysia,
Solomons Island dan Timor Leste plus Amerika Serikat
dan Australia, telah sepakat untuk mendukung dan
menyukseskan agenda WOC 2009.
“Kita bersyukur, bahwa alam kita ini 70 persen
adalah lautan dan sisanya daratan. Mungkin kalau
kondisinya daratan lebih luas, maka kita sudah lama
kiamat. Karena itu, bertolak dari hal tersebut, maka
kita harus memberikan dukungan atas terselenggaranya
WOC 2009 yang merupakan forum pem-bahasan masalah
kelautan,” imbuhnya.(eda)
|
|