|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
22 Desember 2007
|
|
Bom Bunuh Diri Tewaskan
50 Orang Sedang Shalat Jumat
|
Sehari setelah Idul Adha, se-dikitnya 50 orang tewas da-lam aksi bom bunuh diri di se-buah masjid di Pakistan. Sa-saran pengeboman itu diduga untuk menghabisi nyawa Men-teri Dalam Negeri Pakistan, Aftab Sherpao.
Saat itu warga tengah mela-kukan shalat Jumat di masjid yang lokasinya tak jauh dari kediaman Sherpao di Kota Charshadda, barat laut Pakis-tan. Sherpao yang merupakan kepercayaan Presiden Pervez Musharraf dilaporkan tidak terluka dalam serangan itu.
“Sedikitnya 50 orang terbu-nuh dan puluhan lainnya ter-luka akibat serangan itu. Saya khawatir korban tewas ber-tambah,” kata kepala kepo-lisian distrik, Feroz Shah seperti diberitakan AFP, Jumat (21/12) yang turut dilansir de-tik.com.
Serangan yang diduga dila-kukan oleh kelompok militan itu tergolong dahsyat setelah serangan Oktober 2007 lalu. Saat itu sepasang pengebom bunuh diri menewaskan 139 orang dalam pawai menyam-but kedatangan pemimpin oposisi Benazir Bhutto. “Leda-kan dahsyat pada Jumat mem-buyarkan para warga yang shalat. Bagian dalam masjid dipenuhi ceceran darah dan serpihan daging manusia,” kata seorang fotografer AFP.
“Pengebom berada di antara jamaah yang sedang shalat. Dia berdiri di baris kedua, di belakang mantan menteri dalam negeri,” kata kepala polisi propinsi, Muhammad Sharif Virk. Tidak diketahui bagaimana ledakan itu luput mengenai Sherpao, yang sebagai menteri dalam negeri juga mengomandoi angkatan perang. Namun petugas me-nyebut salah seorang anak le-laki Sherpao terluka dan di-bawa ke rumah sakit.
“Secara alami, sasaran me-reka adalah Aftab Sherpao,” kata juru bicara Sherpao, Salim Shah. Serangan bunuh diri ini adalah kali keempat yang terjadi di Pakistan, sete-lah Jumat pekan lalu. Saat itu, Presiden Musharraf menetap-kan darurat militer yang kontroversial.(dtc)
|
|