HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

22 Desember 2007

Natal, Seluruh Gereja Dijaga Ketat Polisi


Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Yachobus Jacki Uly meng-instruksikan kepada seluruh personel yang ada di jajaran Polda, Poltabes/Polres dan Polsek di daerah ini, agar men-jaga ketat gereja-gereja yang akan melangsungkan ibadah perayaan Natal Yesus Kristus. Hal ini ditegaskan Kapolda kepada wartawan di Mapolda Sulut, baru-baru ini.
Menurut Kapolda, menjelang Natal dan Tahun Baru, 2/3 pasukan atau sekitar 4000-an personel polisi di daerah ini sudah dikerahkan ke sejum-lah lokasi penting dan strate-gis. Salah satunya adalah tempat-tempat ibadah (gereja, red).
“Saat perayaan Natal Yesus Kristus, seluruh gereja yang melaksanakan peribadatan, akan dijaga ketat aparat kepo-lisian di wilayah masing-ma-sing,” ujarnya. Ditegaskan-nya, sama seperti perayaan Idul Fitri yang dirayakan umat Muslim waktu lalu, perayaan Natal juga merupakan hari ra-ya keagamaan umat Kristiani yang harus dihormati dan di-hargai. 
“Karena itu, untuk dapat men-ciptakan keamanan selama berlangsungnya ibadah Natal di gereja, sejumlah personel po-lisi disiagakan di tempat terse-but,” tegasnya. Secara khusus juga, Kapolda mengimbau kepada seluruh umat Muslim di Sulut untuk turut mem-bantu menjaga keamanan di daerah ini, selama umat Kris-tiani menyambut dan mera-yakan hari raya Natal. 
“Kalau saat Idul Fitri umat Kristiani turut menjaga kea-manan di Sulut, maka ten-tunya saya juga mengimbau kepada umat Muslim di dae-rah ini untuk turut serta men-jaga keamanan menjelang dan saat perayaan Natal,” ajaknya. 
Kapolda menambahkan, selain tempat ibadah, penja-gaan ketat juga dilakukan di tempat-tempat keramaian. Hal ini ditandai dengan sudah dibentuk pos pengamanan khusus di lokasi-lokasi kera-maian.
“Selain itu, penjagaan juga akan dilakukan di daerah-daerah perbatasan untuk me-ngantisipasi masuknya ok-num-oknum tertentu yang ingin mengganggu keamanan di daerah ini,” jelasnya. Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, terkait perayaan Natal dan Tahun Baru 2008, saat ini pi-haknya sedang menggelar Operasi Lilin, Rabu (19/12) dan akan berakhir tanggal 8 Januari 2008 mendatang. 
“Dengan kata lain, Operasi Lilin ini digelar tujuh hari sebelum Natal dan berakhir tujuh hari setelah Tahun Baru,” ujar mantan Kapolda NTT tersebut. Bahkan, untuk membantu pengawasan dan pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian, Kapolda meminta keterlibatan dan peran serta masyarakat Sulut pada umumnya. 
“Awasi pendatang yang masuk ke daerah ini. Dengan adanya kerjasama masya-rakat maka sulit bagi siapa saja yang ingin merusak kea-manan dan kerukunan di daerah ini. Apalagi Sulut sela-ma ini dikenal sebagai daerah yang rukun,” tukasnya.
Secara ke dalam, Kapolda ju-ga sudah mengingatkan personel polisi yang bertugas untuk bertugas dengan jujur, penuh tanggung jawab dan profesional. Di lain pihak, Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Benny Bella menje-laskan, sasaran operasi Lilin ini yaitu menyangkut penga-manan dan pengawasan di setiap wilayah terhadap tin-dakan kriminalitas yang da-pat menimbulkan keresahan bagi masyarakat.  
“Operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi segala bentuk tindak kriminalitas yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Bella. 
PELABUHAN BITUNG
Kendati dilakukan secara sembunyi-sembunyi, sejum-lah personel Detasemen Anti Teror 88 Polda Sulut dan Ma-bes Polri, beberapa pekan ter-akhir ini berada di kawasan Pelabuhan Bitung, guna me-lakukan pengamanan seka-ligus mengendus sejumlah lokasi yang diduga kuat dija-dikan tempat bersembunyi sejumlah oknum teroris pa-ling dicari di Indonesia.
Sebagaimana informasi yang berhasil di rangkum Komen-tar, keberadaan sejumlah personel Densus 88 Mabes Polda Sulut dan Mabes Polri tersebut sudah sekitar 3 bu-lan lebih, dengan wilayah ope-rasi seperti, kawasan Pela-buhan Bitung, Tandurusa dan bahkan sering kali menye-barang ke Pulau Lembeh mau-pun pulau-pulau kecil lainnya yang ada di Bitung.
“Cara mereka beroperasi sangat cepat dan sulit ditebak arah pergerakannya, tapi me-reka sering kalau pagi-pagi berada di kios yang ada di ka-wasan pelabuhan, sambil merokok dan minum kopi,” ujar salah satu sumber koran ini yang meminta agar nama-nya tidak dikorankan.
Sumber tadi menambahkan bahwa, dari hasil amatannya, para personel Densus 88 ini tengah mengejar target yang sangat besar yang sedang mereka lacak di Kota Bitung, karena kalau memang hanya pengamanan biasa maka tidak mungkin mereka akan melibatkan Densus dari Ma-bes Polri dan Polda Sulut.
“Kami juga sudah mencuri-gai kalau ada beberapa dari anggota Densus ini menyamar menjadi buru bagasi ataupun tukang ojek, karena dari ge-rak-gerak mereka sangat jelas kalau mereka adalah anggota,” tandasnya.(imo/oan) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin