|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
22 Desember 2007
|
|
Terpilihnya SVR-JWS pimpin Minahasa
Masyarakat Butuh Pembaharuan
|
Tokoh Agama, Pst Fred Tawaluyan, Jumat (21/12) me-ngatakan, SVR-JWS setelah berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa, ma-syarakat membutuhkan perubahan dalam pembaharuan dan pembaharuan dalam perubahan.
“Kepada pemenang Pilkada Stevanus Vreeke Runtu-Jantje Wowiling Sajow (SVR-JWS), masyarakat yang progresif dan dinamis membutuhkan peru-bahan dalam pembaharuan dan pembaharuan dalam peru-bahan. Bukan hanya fisik tetapi mental spiritual. Bukan hanya perubahan ekonomi tetapi ke-sejahteraan umum,” katanya.
Karena itu menurut dia, hen-daklah semua program diarah-kan pada kepentingan kese-jahteraan pada kepentingan ke-sejahteraan rakyat. “Masyara-kat Minahasa harus diingatkan bahwa kerberhasilan pembang-unan bukan hanya karena sis-tem birokrasinya tapi juga kare-na sistem atau sikap legislasi, sistem yuridis dan aparat pe-negak keamanan. Akhirnya, semua tergantung masyarakat Minahasa sendiri,” katanya.
“Syukur, semoga pasangan Runtu-Sajow dapat membawa kemajuan signifikan bagi kese-jahteraan masyarakat Minaha-sa. Umat Katolik tetap mendu-kung hasil Pilkada yang sah dan demokratis ini, sekalipun dalam proses pemilihan mungkin ter-dapat perbedaan,” tambahnya.
Secara rohani, Pilkada mem-butuhkan korban pribadi baik hati, pikiran, energi, waktu, da-na dan lainnya, untuk dikorban-kan demi masyarakat umum. Idul Adha mengingatkan hal ini.
Sementara Natal Yesus Kristus yang adalah Sang Kur-ban, bahkan selalu menegas-kan masyarakat Minahasa un-tuk rela berkurban seperti Tu-han sudah mengurbankan ke-pentingan diri demi kebahagia-an orang lain.(lex)
|
|