CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Minahasa Selatan 

22 Desember 2007

Luntungan: Mari rayakan Natal dengan sederhana
BM dan Milisi Waraney Siap Amankan Natal di Minsel

 

 IKUTI BERITA LAIN

Jelang Natal MT Terus ‘Menghilang’ di Minsel
Bioetanol Jadi Primadona  Petani Cap Tikus di Minsel

Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru, organisasi adat seperti Brigade Manguni (BM) dan Milisi Waraney Kabupaten Minsel, bertekad akan mengambil bagian dalam melakukan pengamanan. 

Tonaas BM Minsel, Joldy Pa-at didampingi penasehat Willem Baba Mononimbar me-nyatakan, dalam mengaman-kan Natal dan Tahun Baru di Minsel, pihaknya akan menu-runkan sekitar 4.900 anggota BM Minsel, untuk ditempat-kan disejumlah lokasi gereja. Hal senada diungkapkan Wa-kil Ketua Milisi Waraney Min-sel, Frangky Mamengko dan Panglima Waraney Minsel, Don Sumual. 
Menurut keduanya, selaku organisasi kemasyarakatan di Minsel yang cinta damai dan kerukunan, pihaknya juga ingin turut terlibat, dalam hal pengamanan lancarnya pe-rayaan Hari Natal dan Tahun Baru. “Hari Natal merupakan hari besar warga Minsel se-laku mayoritas, jadi itu harus dihindari dari aksi teroris maupun dampak-dampak bu-ruk lainnya. Siapa yang ingin mengganggu, pasti akan ber-hadapan dengan Waraney Minsel,” tegas Mamengkoyang mengaku siap menjaga dan mengamankan hari Natal dan Tahun Baru tersebut. 
Sementara itu, Bupati Mitra, Drs Ramoy Luntungan, me-ngajak agar warga Minsel menggelar dan merayakan Natal dan Tahun Baru secara sederhana tanpa terkesan pesta pora. “Selain bisa me-melihara kerukunan dan ke-damaian, saat menjelang maupun merayakan Natal dan Tahun Baru, juga yang paling utama adalah bisa me-melihara iman warga masya-rakat itu sendiri,” katanya. 
Dijelaskan Luntungan, se-tiap kali kita warga masya-rakat khususnya Umat Nas-rani ingin merayakan Natal atau kelahiran Tuhan Yesus Kristus, maka sering melupa-kan makna sebenarnya keda-tangan Sang Juru Selamat tersebut.(pen) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin